Malaysia Tak Akan Terburu-buru Buka Perbatasan untuk Warga Asing

    Marcheilla Ariesta - 16 September 2020 16:13 WIB
    Malaysia Tak Akan Terburu-buru Buka Perbatasan untuk Warga Asing
    Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin. Foto: AFP
    Kuala Lumpur: Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin menekankan bahwa pemerintahannya tidak akan terburu-buru untuk membuka kembali perbatasan negara. Saat ini, Negeri Jiran tengah melarang warga negara asing masuk ke negara mereka sebagai langkah mencegah berkembangnya virus korona (covid-19).

    Baca: Warga dari 23 Negara Dilarang Masuk ke Malaysia, Termasuk Indonesia.

    "Sebaliknya, pengawasan perbatasan akan diperketat, termasuk meningkatkan upaya pemeriksaan masuknya imigran ilegal untuk mengekang penyebaran covid-19," kata Muhyiddin, dilansir dari Channel News Asia, Rabu, 16 September 2020.

    Muhyiddin mengatakan bahwa meskipun kontrol perbatasan akan lebih ketat dan menimbulkan kesulitan bagi masyarakat, namun hal tersebut perlu dilakukan. Menurutnya, perlindungan bagi masyarakat Malaysia dari virus korona merupakan prioritas saat ini.

    "Kita harus mencapai keseimbangan yang baik antara melindungi kehidupan dan mata pencaharian semua orang Malaysia," imbuhnya.

    Perbatasan Malaysia ditutup kecuali untuk tujuan bisnis, termasuk untuk investasi dan pendidikan, dengan kepatuhan ketat terhadap prosedur operasi standar yang ditetapkan.

    Perdana Menteri juga mengumumkan jika total 1.017 pengunjung asing ke negara itu dinyatakan positif covid-19. Angka itu total dari 3 April hingga 15 September.

    Dia menuturkan situasi covid-19 di negara lain menunjukkan bahwa beberapa negara saat ini menghadapi gelombang baru infeksi. Ia menekankan jika hal yang sama bisa terjadi di Malaysia jika warga cepat berpuas diri.

    Baca: Larangan WNI Masuk ke Malaysia Bersifat Sementara.

    Selain tindakan yang diambil pemerintah, kata Muhyiddin, praktik normal baru di masyarakat merupakan faktor terpenting dalam upaya memutus rantai penularan.

    "Saya berharap kita semua tetap kuat, ulet, dan disiplin dalam menghadapi pandemi. Ingatkan diri kita sendiri untuk terus menumbuhkan norma baru ini dalam kehidupan sehari-hari," pungkasnya.

    Para warga dari sekitar 23 negara dilarang masuk ke Malaysia. Indonesia tercatat masuk dalam daftar tersebut.

    Saat ini, infeksi covid-19 di Malaysia mencapai total 9.969 kasus. Dari angka tersebut, 128 dilaporkan meninggal dan 9.209 lainnya sembuh.

    (FJR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id