Anwar Ibrahim Banyak Didukung Politikus Partai Musuh

    Fajar Nugraha - 24 September 2020 07:09 WIB
    Anwar Ibrahim Banyak Didukung Politikus Partai Musuh
    Politikus oposisi Malaysia Anwar Ibrahim klaim raih dukungan untuk bentuk pemerintahan baru. Foto: AFP
    Kuala Lumpur: Pertarungan politik di Malaysia kembali memanas setelah Anwar Ibrahim mengklaim memiliki banyak dukungan untuk membentuk pemerintahan baru. Bahkan, Partai UMNO yang selama ini menjadi musuh Anwar dikabarkan memberikan dukungan kepadanya.

    Baca: Anwar Ibrahim Gagal Bertemu Raja Malaysia.

    Presiden UMNO Ahmad Zahid Hamidi mengatakan pada Rabu 23 September 2020 menerima informasi bahwa banyak anggota parlemen UMNO dan koalisi Barisan Nasional (BN) yang menyatakan dukungannya kepada Anwar Ibrahim untuk membentuk pemerintahan baru.

    Ahmad Zahid yang juga Ketua BN, mengatakan UMNO dan BN bukan merupakan komponen dari koalisi Perikatan Nasional (PN. Sehingga dukungan pemerintah PN datang dari anggota parlemen perseorangan.

    "UMNO dan BN tidak dapat menghentikan anggota parlemen pendukung Anwar untuk bertemu dengan Yang di-Pertuan Agong untuk menyatakan niatnya," katanya dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Bernama, Kamis 24 September 2020.

    “Saya diberitahu bahwa banyak anggota parlemen UMNO dan BN sudah menyuarakan dukungannya (untuk Anwar). Saya menghormati keputusan mereka,” jelas Zahid.

    Anwar sebelumnya pada Rabu mengumumkan bahwa ia telah mengumpulkan "mayoritas yang kuat, tangguh, dan meyakinkan" untuk membentuk pemerintahan baru.

    Presiden Parti Keadilan Rakyat (PKR) itu mengklaim bahwa ia seharusnya bertemu dengan raja, tetapi ditunda karena raja dirawat di rumah sakit.

    Sementara itu, Presiden Malaysian Chinese Association (MCA) Wee Ka Siong menegaskan, partainya bersama BN akan terus mendukung pemerintah di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin.

    “Dalam kapasitas saya sebagai Presiden MCA, saya ingin menegaskan bahwa sikap kita jelas dan MCA dan BN sepenuhnya mendukung Muhyiddin. Di bawah kepemimpinannya, pemerintah telah mampu berfungsi dengan baik dan berhasil menanggulangi pandemi covid-19 dalam enam bulan terakhir,” tegas Wee.

    Baca: Muhyiddin: Saya Tetap Perdana Menteri Malaysia.

    "Pada saat yang sama, kami telah menghidupkan kembali perekonomian negara selama masa-masa sulit ini akibat pandemi covid-19," katanya dalam sebuah posting Facebook, Rabu.

    Wee menyebut pengumuman Anwar dengan sabotase negara pada saat mencoba untuk menghidupkan kembali ekonominya. Dia menambahkan, Anwar kembali menggunakan taktik lamanya, seperti saat dia mengaku mendapat dukungan dari 30 anggota parlemen dan ‘menuju Putrajaya pada 16 September 2008’.

    "Saat berbicara dengan wartawan hari ini, dia (Anwar) terlihat menghindari menyentuh jumlah total anggota parlemen yang bersamanya," ujar Presiden MCA itu.

    "Sebagai pemimpin politik senior, Anwar harus lebih bertanggung jawab, terutama saat pemilihan negara bagian Sabah sedang berlangsung. Stabilitas negara jauh lebih penting daripada ambisinya menjadi perdana menteri,” pungkas Wee.

    (FJR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id