Proses Persidangan Korupsi Najib Razak Dilanjutkan

    Marcheilla Ariesta - 04 Agustus 2020 20:57 WIB
    Proses Persidangan Korupsi Najib Razak Dilanjutkan
    Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak. (Foto: AFP).
    Kuala Lumpur: Mantan Perdana Menteri Najib Razak kembali menjalani persidangan 1Malaysia Development Berhad (1MDB). Pekan lalu, dia dijatuhi hukuman  12 tahun penjara atas tuduhan korupsi.

    Proses Pengadilan Tinggi berlanjut hingga kemarin dengan pemeriksaan silang terhadap mantan CEO 1MDB, Datuk Shahrol Azral Ibrahim Halmi oleh pengacara Najib, Wan Aizuddin Wan Mohammed, mengenai akuisisi 1MDB atas Mastika Lagenda Sdn Bhd.

    Mastika Lagenda adalah perusahaan holding investasi untuk Genting Sanyen Power Sdn Bhd. Perusahaan ini diakuisisi 1MDB dengan persetujuan Najib yang merupakan menteri keuangan pada 2012.

    Shahrol yang merupakan saksi penuntutan kesembilan mengatakan telah memperoleh persetujuan menyeluruh unutk melanjutkan akuisisi Mastika Lagenda meskipun tak ada persetujuan tertulis.

    "Tidak ada persetujuan khusus, namun dewan direksi mengetahui tentang Mastika Lagenda," tuturnya, dilansir dari The Star, Selasa, 4 Agustus 2020.

    Saksi juga menyetujui saran Wan Aizuddin bahwa kesepakatan itu 'palsu' untuk menipu dewan direksi. Dia juga ditanya berulang kali oleh pihak pembela atas dugaan keterlibatannya dengan pebisnis buron Low Taek Jho atau lebih dikenal sebagai Jho Low dan lainnya di 1MDB.

    Najib, 67, menghadapi empat tuduhan karena menyalahgunakan posisinya untuk mendapat gratifikasi sebesar 2,28 triliun ringgit Malaysia (sekitar Rp7,9 triliun) dalam dana 1MDB. Dia juga mendapat 21 tuduhan pencucian uang di organisasi yang sama.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id