PM Singapura Sebut Varian Omicron Tidak Ganggu VTL dengan Malaysia

    Marcheilla Ariesta - 29 November 2021 16:23 WIB
    PM Singapura Sebut Varian Omicron Tidak Ganggu VTL dengan Malaysia
    PM Singapura Lee Hsien Loong (kanan) dan PM Malaysia Ismail Sabri Yaakob dalam pembukaan VTL darat pada Senin, 29 November 2021. (AFP/Mohd Fyrol/Roslan Rahman)



    Singapura: Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong mengatakan, Malaysia dan Singapura menginginkan perbatasan yang lebih terbuka meski saat ini muncul varian baru Covid-19 bernama Omicron. Hal itu disampaikan dalam pembukaan perbatasan darat kedua negara melalui skema Vaccinated Travel Lane (VTL) pada hari ini, Senin, 29 November 2021.

    "Singapura dan Malaysia menginginkan perbatasan yang lebih terbuka, bahkan jika varian baru Omicron mengganggu rencana memperluas VTL antar kedua negara," ucap PM Lee, dikutip dari Channel News Asia.

     



    PM Lee dan PM Malaysia Ismail Sabri Yaakob memberikan pidatonya di hari pertama VTL perbatasan darat dan udara. Ini juga menjadi kunjungan resmi pertama Ismail Sabri ke Singapura sebagai PM Malaysia.

    Singapura berencana memperluas VTL perbatasan darat mulai pertengahan Desember mendatang. Perluasan itu dapat dilakukan asalkan Singapura dan Malaysia sudah benar-benar mempertimbangkan situasi kesehatan masyarakat.

    Baca:  Singapura-Malaysia Buka Perbatasan di Tengah Kemunculan Varian Omicron

    Saat ini, mereka yang bisa menikmati VTL darat Singapura-Malaysia adalah individu berstatus warga negara resmi, penduduk tetap (permanent resident), atau pemegang visa jangka panjang.

    Bersama PM Lee, PM Ismail telah membicarakan perluasan VTL darat dengan memasukkan layanan bus di Tuas Second Link, kereta api yang dioperasikan Keretapi Tanah Melayu. Nantinya secara bertahap, VTL darat akan meliputi kendaraan pribadi seperti mobil dan sepeda motor.

    Kedua tokoh itu juga membahas peluncuran VTL laut, kemungkinan antara terminal feri Tanah Merah di Singapura dan Desaru di Johor. Mereka juga membahas perluasan VTL udara untuk mencakup tujuan seperti Penang, Langkawi, Kuching dan Kota Kinabalu.

    "Tentu saja, semua ini tergantung situasi Covid-19. Kita semua sedang menanti dengan cemas untuk melihat seperti apa perilaku dari varian Omicron ini," kata PM Lee.

    "Tapi jika Omicron pada akhirnya mengganggu rencana-rencana ini, tujuan kami tetap tak berubah, yakni perbatasan yang lebih terbuka antara Singapura dan Malaysia. Dan saya cukup yakin bahwa setelah beberapa waktu, kami akan dapat membuat kemajuan lebih lanjut," imbuh dia.


    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id