PM Kamboja Siap Jadi yang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19

    Willy Haryono - 17 Januari 2021 16:04 WIB
    PM Kamboja Siap Jadi yang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19
    Vaksin covid-19 yang dikembangkan perusahaan Sinopharm. (AFP)
    Phnom Penh: Perdana Menteri Hun Sen mengatakan bahwa dirinya akan menjadi orang pertama yang disuntik vaksin virus korona (covid-19) di Kamboja. Dilansir dari laman CGTN pada Minggu, 17 Januari 2021, vaksin yang akan digunakan dalam program vaksinasi covid-19 di Kamboja adalah buatan perusahaan Sinopharm.

    Pada Jumat malam kemarin, Kamboja telah menerima satu juta dosis vaksin Sinopharm.

    Dalam keterangannya via laman Facebook, PM Hun Sen juga berterima kasih kepada Tiongkok yang berencana mendonasikan satu juta dosis vaksin covid-19 dari perusahaan Sinovac. Ia menyebut Tiongkok sebagai "teman" yang selalu membantu Kamboja.

    Kamboja merupakan salah satu sekutu dekat Tiongkok, yang selama ini telah menerima banyak bantuan dalam berbagai bentuk. Saat banyak negara menutup perbatasannya dari Tiongkok di awal pandemi, PM Hun Sen menolak melakukannya dan justru pergi ke Beijing untuk menemui Presiden Xi Jinping.

    Baca:  PM Kamboja: Tiongkok Donasikan 1 Juta Dosis Vaksin Sinovac

    Setelah PM Hun Sen, kelompok pertama yang akan menerima suntikan vaksin covid-19 di Kamboja adalah tenaga kesehatan, guru, prajurit, pengawal istana, dan sejumlah pejabat tinggi lainnya.

    Vaksin Sinovac telah menjalani uji klinis di Turki, Brasil, dan juga Indonesia. Vaksin tersebut resmi didistribusikan di Turki pada Jumat kemarin, usai hasil uji klinis memperlihatkan efikasi hingga 91,25 persen.

    Sementara di Brasil, tingkat efikasi uji klinis Sinovac hanya mencapai sekitar 50 persen, sementara di Indonesia 65,3 persen. Vaksinasi dengan menggunakan Sinovac telah dimulai di Indonesia, dengan Presiden Joko Widodo sebagai penerima dosis pertama.

    Secara umum Kamboja berhasil mengendalikan pandemi covid-19, dengan hanya mencatat adanya 436 kasus, meski sejumlah pakar mempertanyakan angka tersebut terkait minimnya kapasitas tes.

    Selain kepada Kamboja, Tiongkok juga menawarkan bantuan ke negara-negara lain di kawasan dalam perang melawan covid-19. Pekan ini, Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi telah berjanji menyalurkan 300 ribu dosis vaksin covid-19 ke Myanmar.

    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id