Video Petugas Kesehatan Disiksa Militer Myanmar Beredar

    Marcheilla Ariesta - 04 Maret 2021 17:20 WIB
    Video Petugas Kesehatan Disiksa Militer Myanmar Beredar
    Pihak berwenang Myanmar yang melakukan kekerasan terhadap petugas ambulans. Foto: RFA



    Yangon: Sebuah video yang berasal dari rekaman kamera pengawas memperlihatkan kekejaman militer Myanmar. Dalam video tersebut, militer terlihat memberhentikan ambulans dan menembaki mobil tersebut.

    Video yang diunggah Radio Free Asia ini juga memperlihatkan tiga petugas medis diminta keluar dari ambulans dan disiksa.






    Baca: Myanmar Sesumbar Siap Hadapi Sanksi dan Isolasi.

    Di awal video terlihat tiga petugas medis itu disuruh berjongkok di samping ambulans. Kemudian petugas militer mulai menendang kepala mereka.

    Seorang petugas medis yang sempat berdiri terlihat menerima tendangan bertubi-tubi. Tak lama kemudian, beberapa anggota militer datang dan beramai-ramai menyiksa ketiga petugas medis tersebut.

    Tak hanya ditendang, ketiga petugas medis mendapatkan pukulan dengan pegangan senapan. Satu dari ketiga petugas medis yang mengenakan penutup kepala dipukul hingga helmnya terlepas.

    The Guardian, Kamis, 4 Maret 2021 tidak mengungkapkan kapan insiden itu terjadi. Namun, pada Rabu kemarin, PBB menyatakan sebagai hari paling berdarah di Myanmar.

    Utusan Khusus PBB untuk Myanmar, Christine Schraner Burgener, mengatakan di New York bahwa Rabu kemarin adalah "hari paling berdarah" sejak kudeta 1 Februari dengan 38 kematian. Dengan demikian, total korban tewas menjadi lebih dari 50 saat militer mencoba memperkuat kekuasaannya.

    Sebuah kelompok hak asasi manusia dan beberapa media memberikan jumlah yang berbeda dari yang terluka dan terbunuh setelah kekerasan hari Rabu itu. Sebuah badan bantuan menyebut korban tewas termasuk empat anak.

    Media lokal juga melaporkan ratusan pengunjuk rasa ditangkap.

    Partai Liga Nasional untuk Demokrasi Aung San Suu Kyi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa bendera akan dikibarkan setengah tiang di kantornya untuk menghormati warga pro-demokrasi yang tewas.

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id