WNA Perlu Syarat Ketat untuk Masuk ke Indonesia

    Marcheilla Ariesta - 19 Maret 2020 20:26 WIB
    WNA Perlu Syarat Ketat untuk Masuk ke Indonesia
    Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah. Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta.
    Jakarta: Warga negara asing (WNA) tidak dilarang untuk memasuki Indonesia walaupun virus korona covid-19 merebak di seantero dunia. Namun, tentu saja mereka tidak bisa masuk begitu saja, tapi bersyarat.

    Baca: Pendatang dari Tujuh Negara Eropa Dilarang Masuk ke Indonesia.

    "Saya garis bawahi pemerintah tidak melarang WNA masuk ke Indonesia, tapi mekanisme izin atau visa mereka untuk datang ke tanah air, itu yang kita berikan penyesuaian," kata Plt Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah, di Jakarta, Kamis 19 Maret 2010.

    Faizasyah mengatakan WNA harus mengajukan proses visa kembali. Kebijakan ini, imbuh dia, akan berlaku per Jumat, 20 Maret 2020 pukul 00.00 WIB.

    Penangguhan visa selama sebulan kedepan itu berlaku untuk warga negara yang memiliki bebas visa, visa saat kedatangan, dan bebas visa diplomatik dan dinas dengan Indonesia.

    "Dengan demikian, bagi warga negara asing yang akan melakukan kunjungan ke Indonesia, harus terlebih dahulu mengajukan permohonan visa ke KBRI negara-negara setempat dengan melengkapi berbagai dokumen yang diharuskan dilengkapi dengan dokumen kesehatan," imbuh Faizasyah.

    Penegasan kembali mengenai kebijakan visa ini dilakukan Kementerian Luar Negeri karena adanya salah persepsi di masyarakat, termasuk narasi-narasi di media sosial.

    Meski demikian, pelarangan masuk terhadap warga negara asing ke Indonesia juga diberlakukan RI ke 10 negara yang dianggap sebagai pusat penyebaran virus korona covid-19. Pelarangan ini berlaku sementara, dan akan terus dievaluasi.

    "Negara-negara tersebut adalah Iran, Italia, Vatikan, Spanyol, Prancis, Jerman, Swiss, dan Inggris," tutur Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam pernyataan pers di Jakarta, Selasa 17 Maret 2020 lalu.

    Dua negara lainnya adalah Tiongkok dan Korea Selatan. Hal ini sesuai dengan pernyataan yang dikeluarkan oleh Menlu Retno pada 2 Februari dan Permenkumham Nomor 7 tahun 2020 tentang pemberian visa dan izin tinggal dalam upaya pencegahan masuknya virus korona.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id