Recover Together, Recover Stronger , Harapan Indonesia Pulih Bersama dari Covid-19

    Marcheilla Ariesta - 05 Januari 2021 13:37 WIB
    <i>Recover Together, Recover Stronger </i>, Harapan Indonesia Pulih Bersama dari Covid-19
    Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik (IDP) Kemenlu RI, Teuku Faizasyah. Foto: Medcom.id/Willy Haryono
    Jakarta: Pandemi virus korona (covid-19) mewarnai hampir sepanjang perjalanan Indonesia di 2020. Prioritas politik luar negeri Indonesia pun bertambah, yakni menjadi jembatan diplomasi vaksin.

    Salah satu yang digaungkan Indonesia di kancah dunia adalah solidaritas bersama dalam menghadapi pandemi yang sudah menjangkiti lebih dari 85 juta orang secara global. Ini menjadi dasar dari tema Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM), yakni 'Recover Together, Recover Stronger'.

    "Tahun 2020 kita dihadapkan dengan pandemi, tema ini kita angkat untuk kembali menguatkan kerja sama dalam menghadapinya. Karena kalau semuanya bisa pulih kembali secara bersamaan, maka kita menjadi lebih maju lagi, dan kerja sama pun akan semakin kuat," tutur Direktur Informasi dan Diplomasi Publik (IDP) Kemenlu RI, Teuku Faizasyah, kepada Medcom.id, Senin, 4 Januari 2021.

    Ia menuturkan lewat solidaritas internasional berarti tidak akan ada negara yang ditinggal. Namun, lewat solidaritas ini Indonesia dan juga negara lain di dunia bersama-sama melewati masa sulit dengan baik.

    "Kalau semuanya bisa pulih, kembali, harapannya pengalaman kerja sama ini bisa menghasilkan hubungan antarnegara yang lebih kuat," imbuhnya.

    Seperti biasanya, dalam PPTM akan menyampaikan capaian yang telah dilakukan Kemenlu selama tahun sebelumnya. Faizasyah menuturkan, tak hanya berdiplomasi vaksin, Kemenlu tetap menjalankan prioritas politik luar negeri 4+1 di tahun lalu.

    Perlindungan WNI di tengah pandemi menjadi tantangan tersendiri. Tak hanya itu, diplomasi ekonomi juga terus berjalan terlihat dari tetap terbukanya pangsa pasar ekspor dan investasi.

    Tahun ini, penyelenggaraan PPTM dilakukan sedikit berbeda. Dikarenakan pandemi, maka acara pun digelar virtual.

    Kemenlu akan menjadi contoh bagaimana new normal tidak akan mengganggu semua kegiatan yang sudah direncanakan.

    "Di era covid-19 ini, segala sesuatunya menyesuaikan tantangan, dan karena tidak memungkinkan pertemuan fisik, maka kita akan melakukannya (PPTM) secara full virtual," terangnya.

    PPTM Menteri Luar Negeri akan digelar pada Rabu, 6 Januari 2021. Kegiatan ini dapat dilihat lewat situs pptm.kemlu.go.id, atau melalui Youtube MoFA Indonesia.

    Format pun berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kali ini bahkan musisi Ardhito Pramono turut memeriahkan acara tahunan tersebut, serta dipandu host Iwet Ramadhan.


    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id