Trump Bantah Pernah Bekerja untuk Rusia

    Sonya Michaella - 15 Januari 2019 08:42 WIB
    Trump Bantah Pernah Bekerja untuk Rusia
    Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin saat bertemu di Finlandia, Juli 2018. (Foto: AFP)
    Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membantah keras telah bekerja untuk Rusia. Laporan ini pertama kali dikeluarkan oleh media The Washington Post.

    Dalam laporan itu, disebutkan Trump sempat menyembunyikan terjemahan percakapannya ketika bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

    Sementara itu, menurut media New York Times, FBI pernah meluncurkan penyelidikan tersebut yang hingga saat ini tak pernah dilaporkan ke presiden.

    "Saya tidak pernah bekerja untuk Rusia," tegas Trump, dikutip dari AFP, Selasa 15 Januari 2019.

    Kecurigaan FBI meningkat setelah Trump memecat direkturnya, James Comey pada Mei 2017. Lantas, penyelidikan tersebut diambil alih oleh Robert Mueller. 

    Mueller juga memimpin penyelidikan yang sedang berlangsung terkait keterlibatan Rusia dalam kampanye Trump saat pemilihan presiden 2016 lalu.

    Tak hanya itu, New York Times juga mencatat bahwa Trump pernah tertangkap sedang mengamati arahan dari pejabat pemerintah Rusia.

    Trump juga membantah telah menyita catatan penerjemahnya sendiri setelah bertemu dengan Putin di Jerman pada Juli 2017. Ia menegaskan, semua orang yang ada di dalam ruangan tersebut bisa mendengar percakapannya dengan Putin. 




    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id