14 Polisi Meksiko Tewas dalam Penyergapan - Medcom

    14 Polisi Meksiko Tewas dalam Penyergapan

    Medcom - 15 Oktober 2019 12:10 WIB
    14 Polisi Meksiko Tewas dalam Penyergapan
    Mobil polisi yang dibakar kelompok bersenjata dalam penyergapan di Michoacan, Meksiko, 14 Oktober 2019. (Foto: AFP/ENRIQUE CASTRO)
    Aguililla: Kelompok bersenjata membunuh 14 polisi dalam sebuah penyergapan di Michoacan, Meksiko barat, Senin 14 Oktober 2019. Peristiwa terjadi di salah satu negara bagian paling berbahaya di Meksiko.

    Media lokal melaporkan, penyergapan itu terjadi saat aparat kepolisian sedang mengeksekusi sebuah surat penangkapan di wilayah pinggiran. Sekelompok orang yang menaiki empat truk tiba-tiba datang dan menembaki para petugas.

    Disitat dari AFP, sedikitnya dua mobil patroli polisi dibakar dalam penyergapan tersebut. Para pelaku juga meninggalkan pesan yang berisi ancaman terhadap otoritas keamanan Meksiko.

    "Pemerintah mengecam keras serangan yang menewaskan 14 polisi di Aguililla, Michoacan. Kami telah berkoordinasi dengan pemerintah negara bagian dan akan mengerahkan semua sumber daya untuk membantu mereka menangkap para pelaku," tulis pernyataan resmi Kementerian Keamanan Nasional Meksiko di Twitter.

    Gubernur Michoacan Silvano Aureoles mengutuk keras penyergapan tersebut. Usai terjadinya serangan, otoritas setempat menerapkan penjagaan ketat di sejumlah titik keluar masuk Michoacan.

    Michoacan dilanda gelombang kekerasan selama bertahun-tahun terkait aktivitas kartel narkotika dan geng kriminal lainnya. Penembakan antar dua grup bersenjata di Michoacan pada 30 Agustus telah menewaskan sembilan orang dan melukai 11 lainnya.

    Otoritas Michoacan juga menemukan 19 jasad pada 8 Agustus di kota Uruapan -- beberapa termutilasi, sebagian lainnya digantung di sebuah jembatan. Kematian tersebut diduga terkait perang perebutan wilayah antar kartel narkoba.

    Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador berjuang keras memerangi gelombang kejahatan di negaranya sejak berkuasa Desember tahun lalu.

    Ia telah meluncurkan sebuah unit baru Garda Nasional untuk merekrut kembali polisi sipil dari jajaran militer. Meski militer Meksiko telah berhasil melumpuhkan sejumlah gembong narkoba, perang narkoba terus terjadi dari waktu ke waktu.

    Lebih dari 250 ribu orang telah terbunuh di Meksiko sejak militer dikerahkan ke jalanan negara tersebut, termasuk rekor 33.749 tahun lalu.

    Penulis: Rifqi Akbar



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id