Pesawat Mesin Ganda Terbesar Lakukan Penerbangan Perdana

    Willy Haryono - 27 Januari 2020 06:39 WIB
    Pesawat Mesin Ganda Terbesar Lakukan Penerbangan Perdana
    Pesawat Boeing 777X dengan panjang 76 meter ini awalnya diproyeksikan beroperasi tahun ini. (Foto: AFP)
    Seattle: Perusahaan Boeing berhasil menyelesaikan penerbangan uji coba perdana pesawat bermesin ganda terbesar di dunia: 777X. Penerbangan ini merupakan upaya Boeing untuk memperbaiki citra usai tipe 737 Max dikandangkan tahun lalu terkait dua kecelakaan fatal yang menewaskan 346 orang.

    Penerbangan perdana 777X berlangsung di dekat Seattle dan berlangsung selama empat jam. Dua percobaan penerbangan perdana sempat dibatalkan karena kencangnya tiupan angin.

    Uji coba lebih lanjut diperlukan sebuah pesawat tersebut dapat digunakan maskapai Emirates tahun depan. Pesawat dengan panjang 76 meter itu dijadwalkan beroperasi tahun ini, namun pada akhirnya ditunda karena sejumlah masalah teknis.

    Pesawat 777X merupakan versi lebih besar dan efisien dari tipe 777 mini-jumbo. Salah satu fitur unik dari pesawat ini adalah ujung sayap yang dapat dilipat.

    "(777X) ini merepresentasikan hal-hal hebat yang dapat kami lakukan sebagai sebuah perusahaan," ujar direktur pemasaran 777X Wendy Sowers, dikutip dari BBC, Minggu 26 Januari 2020.

    Boeing mengklaim telah menjual 309 777X. Harga per unit mencapai USD442 juta atau setara Rp6 triliun. Pesawat ini akan bersaing dengan Airbus A350-1000 yang memiliki 360 kursi penumpang.

    Citra Boeing tercoreng usai terjadinya dua kecelakaan fatal 777 Max. Kecelakaan pertama terjadi di Indonesia pada Oktober 2018, dan yang kedua di Ethiopia pada Maret tahun lalu.

    Pihak Boeing menghadapi tudingan bahwa mengorbankan faktor keselamatan demi mempercepat penyaluran 737 Max kepada sejumlah maskapai. Saat ini Boeing sedang berusaha agar 737 Max dapat diizinkan untuk beroperasi kembali.

    Dibekukannya operasional 737 Max, yang merupakan pesawat terlaris Boeing sejauh ini, diestimasi telah membuat perusahaan itu merugi hingga lebih dari USD9 miliar (setara Rp122 triliun).



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id