Maduro Dilantik, Peru dan Paraguay Putuskan Hubungan Diplomatik

Sonya Michaella - 11 Januari 2019 10:35 wib
Presiden Venezuela Nicolas Maduro. (Foto: AFP)
Presiden Venezuela Nicolas Maduro. (Foto: AFP)

Asuncion: Usai Nicolas Maduro dilantik kembali sebagai Presiden Venezuela, Paraguay memutuskan hubungan diplomatik. Presiden Paraguay Mario Abdo Benitez memerintahkan para diplomatnya segera keluar dari Caracas.

"Tidak adanya kebebasan dan demokrasi di negara tersebut menjadi alasan Paraguay tak menginginkan lagi hubungan diplomatik dengan Venezuela," kata Benitez, dikutip dari AFP, Jumat 11 Januari 2019.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Peru. Kementerian Luar Negeri Peru menegaskan, pemilihan umum di Venezuela tidak sah. Peru juga telah menarik para diplomatnya di Caracas.

"Maduro dan para pejabat yang terkait dengan pemerintahannya dilarang masuk ke Peru," sebut pernyataan dari Kemenlu Peru.

Baca: Nicolas Maduro Resmi Dilantik Pimpin Venezuela

Sebelum Maduro dilantik, Organisasi Negara-negara Amerika memilih untuk tidak mengakui legitimasi masa enam tahun jabatan Maduro untuk periode kedua ini. 

Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat John Bolton bahkan menyebut AS tidak akan mengakui pelantikan tidak sah pemimpin diktator Maduro. 

"Kami akan terus meningkatkan tekanan pada rezim yang korupsi, mendukung Majelis Nasional yang demokratis dan menyerukan demokrasi dan kebebasan di Venezuela," ujar Bolton.

Maduro pertama kali memimpin Venezuela pada 2013 sepeninggal Hugo Chavez yang meninggal karena sakit kanker setelah memerintah selama 14 tahun. 

Sejak menjabat, Maduro banyak menerima kecaman dari dalam dan luar negeri atas tuduhan pelanggaran HAM dan penanganan ekonomi negeri yang tidak baik.

Baca: Kendalikan Hiperinflasi, Venezuela Terbitkan Mata Uang Baru

Venezuela merupakan salah satu produsen minyak terbesar di dunia dan memegang kepresidenan OPEC hingga 2025. Namun, ekonomi Venezuela jatuh terperosok sejak 2017 awal dan mengalami inflasi.

Inflasi Venezuela kini mencapai 1,3 juta persen dalam 12 bulan hingga November 2018, menurut sebuah studi dari Majelis Nasional yang dikendalikan oposisi. AS juga sempat menjatuhkan sanksi yang diklaim Maduro merugikan Venezuela hingga USD20 miliar, tahun lalu.

Krisis ekonomi ini membuat sekitar 2,3 juta warga Venezuela melarikan diri dari negara itu sejak 2015. Bentrokan anti-pemerintah pada 2017 pun menewaskan 125 orang. 



(FJR)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.