Turis Jepang Positif Korona usai Kunjungi Hawaii

    Willy Haryono - 15 Februari 2020 14:03 WIB
    Turis Jepang Positif Korona usai Kunjungi Hawaii
    Seorang anak di Bandara Haneda, Tokyo, 31 Januari 2020, mengenakan masker sebagai langkah antisipasi penyebaran virus korona Covid-19. (Foto: AFP/CHARLY TRIBALLEAU)
    Hawaii: Otoritas kesehatan Hawaii memulai pencarian kepada siapapun yang pernah melakukan kontak dengan seorang turis Jepang yang terjangkit virus korona Covid-19. Turis itu langsung jatuh sakit tak lama usai meninggalkan Hawaii dan tiba di Jepang.

    Dilansir dari Global News, Jumat 14 Februari 2020, kasus ini menjadi perhatian publik usai Gubernur Honolulu David Ige melakukan konferensi pers. Ia mengatakan turis tersebut diduga sudah tertular virus korona Covid-19 di Jepang, atau saat dalam perjalanan menuju Hawaii.

    Asumsi sang gubernur didasarkan pada masa inkubasi dua pekan dari virus korona Covid-19. Turis tersebut dan istrinya menghabiskan waktu di pulau Maui sejak 28 Januari hingga 3 Februari.

    Dari Maui, mereka pergi menuju Oahu dan berlibur di sana hingga bertolak pulang ke Jepang pada 7 Februari. Pria tersebut tidak memperlihatkan tanda-tanda sakit saat tiba di Oahu. Namun kemudian ia dikabarkan mulai merasakan gejala flu, tapi suhu tubuhnya relatif normal.

    Saat tiba di Jepang, keluhan flunya semakin serius dan memutuskan pergi ke rumah sakit. Ia kemudian dinyatakan positif korona di rumah sakit tersebut.

    Hawaii mendapatkan kabar ini melalui Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) pada Jumat kemarin. Hawaii kemudian memerintahkan seluruh jajarannya untuk mewaspadai semua orang yang memperlihatkan gejala-gejala penyakit Covid-19.

    "Kami meyakini ini adalah kekhawatiran yang serius. Saya ingin memastikan bahwa penanganan atas skenario ini sudah kami persiapkan sebelumnya," tegas Ige.

    "Fokus kami adalah mengidentifikasi dan melacak siapa-siapa saja yang pernah melakukan kontak jarak dekat dengan pria Jepang tersebut," kata Dr Sarah Park, kepala badan epidemi Hawaii.

    Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok mencatat ada 143 kematian pada Sabtu ini. Sementara jumlah kasus baru di hari yang sama mencapai 2.641 -- sebagian besar di provinsi Hubei.
     
    Lebih dari 66 ribu orang di Tiongkok kini telah terinfeksi virus korona Covid-19. Virus ini pertama kali muncul di Wuhan, ibu kota dari provinsi Hubei, Tiongko, pada akhir Desember 2019.

    Dari 143 kematian terbaru, empat di antaranya terjadi di luar Hubei. Ini menjadikan total kematian akibat korona di Tiongkok mencapai 1.523, dengan tiga lainnya masing-masing satu korban tewas di Filipina, Hong Kong dan Jepang.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id