Boeing Bersikukuh 737 MAX Tetap Aman

    Fajar Nugraha - 12 Maret 2019 08:35 WIB
    Boeing Bersikukuh 737 MAX Tetap Aman
    Sebuah pesawat Boeing 737 MAX yang terparkir di Seattle, Amerika Serikat. (Foto: AFP).
    Seattle: Para eksekutif Boeing Co mengatakan kepada para karyawan pada hari Senin bahwa ia yakin akan keselamatan pesawat 737 MAX. Meskipun sudah ada dua kecelakaan mematikan sejak Oktober.

    Baca juga: Perekam Data Penerbangan Ethiopian Airlines Ditemukan.

    Sebuah jet penumpang Ethiopian Airlines menuju Nairobi jatuh beberapa menit setelah lepas landas pada Minggu, menewaskan semua 157 orang di dalamnya dan menimbulkan pertanyaan tentang keamanan model Boeing 737 MAX 8. Jenis yang sama diterbangkan oleh Lion Air jatuh di lepas pantai Indonesia pada bulan Oktober, menewaskan semua 189 di dalamnya.

    "Kami yakin akan keselamatan 737 MAX dan dalam pekerjaan pria dan wanita yang merancang dan membangunnya," kata Chief Executive Officer Boeing, Dennis Muilenburg kepada para karyawan, seperti dikutip AFP, Selasa 12 Maret 2019.

    "Sejak sertifikasi dan masuk ke layanan, keluarga MAX telah menyelesaikan ratusan ribu penerbangan dengan aman,” jelasnya.

    Muilenberg mengatakan kecelakaan hari Minggu itu "sangat menantang" karena datang hanya beberapa bulan setelah hilangnya Lion Air JT 610. “Boeing telah mengirimkan lebih dari 370 pesawat MAX ke 47 pelanggan,” kata Muilenburg.

    Setelah kecelakaan Minggu, Tiongkok memerintahkan maskapai penerbangannya untuk mendaratkan jet, sebuah langkah yang diikuti oleh Indonesia dan Ethiopia. Maskapai lain, dari Amerika Utara ke Timur Tengah, terus menerbangkan 737 MAX 8 pada Senin setelah Boeing mengatakan itu aman.

    Southwest Airlines Co, yang mengoperasikan armada terbesar 737 MAX 8, mengatakan pihaknya tetap percaya diri dalam keselamatan semua pesawat Boeingnya bahkan ketika menerima deretan pertanyaan dari pelanggan yang ingin tahu apakah mereka terbang dengan 737 MAX 8 .

    Masih ada pertanyaan yang belum terjawab tentang penyebab jatuhnya Lion Air, dan para pejabat dan pakar keselamatan mengatakan masih terlalu dini untuk menjalin hubungan dengan insiden Ethiopia.

    Baca juga: Tragedi Ethiopia, Tiongkok Tangguhkan Boeing 737 Max 8.

    Muilenburg mengatakan Boeing sepenuhnya mendukung penyelidikan kecelakaan dan memberikan bantuan teknis di bawah arahan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS dan otoritas Ethiopia.

    Muilenburg juga mengatakan Boeing ‘memperkuat lebih jauh’ dukungan untuk tim 737, operasi manufaktur, dan layanan pelanggan. Dia mendesak karyawan untuk "tetap berpusat pada fakta dan menghindari spekulasi" sementara penyelidikan berlangsung.

    "Berspekulasi tentang penyebab kecelakaan atau mendiskusikannya tanpa semua fakta yang diperlukan tidak tepat dan dapat membahayakan integritas penyelidikan," pungkas Muilenburg.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id