138 Orang di Pesawat yang Jatuh di Iran Hendak ke Kanada

    Fajar Nugraha - 09 Januari 2020 13:41 WIB
    138 Orang di Pesawat yang Jatuh di Iran Hendak ke Kanada
    Puing pesawat Ukraina yang jatuh di Teheran, Iran. Foto: AFP
    Ottawa: Perdana Menteri Kanada berjanji pemerintahnya akan mendapatkan jawaban setelah sebuah jet penumpang jatuh di Iran, menewaskan 176 orang di dalamnya termasuk 63 warga Kanada. Iran sebelumnya menolak menyerahkan kotak hitam kepada pihak Boeing.

    PM Justin Trudeau mengungkapkan 138 penumpang di pesawat Boeing 737-800 yang menuju ibu kota Ukraina, Kiev, terhubung ke Kanada. Tiga dari mereka yang tewas dalam kecelakaan itu adalah warga negara Inggris.

    Pesawat itu jatuh beberapa menit setelah lepas landas dari Ibu Kota Iran, Teheran dan beberapa jam setelah Iran meluncurkan serangan rudal balistik pada dua pangkalan Irak yang menampung tentara Amerika Serikat (AS).

    Militer Iran membantah anggapan bahwa pesawat itu dijatuhkan oleh rudal, setelah pihak berwenang Ukraina menolak untuk mengesampingkan dugaan tersebut.

    Para pejabat di Iran menyalahkan kerusakan mesin, sementara presiden Ukraina telah memerintahkan penyelidikan kriminal atas kecelakaan itu.

    "Berbahaya untuk berspekulasi tentang kemungkinan penyebabnya," kata Trudeau, seperti dikutip CBC, Kamis, 9 Januari 2020.

    Dia menambahkan bahwa keluarga korban Kanada menginginkan dan pantas mendapatkan jawaban tentang apa yang terjadi.

    "Ketahuilah bahwa semua orang Kanada berduka bersamamu," kata Trudeau.

    Menurut manifes penerbangan, pesawat itu ditumpangi oleh siswa internasional, keluarga empat dan pengantin baru. Sembilan anggota kru dan setidaknya 26 anak-anak juga ada di pesawat.

    Trudeau mengatakan, menteri luar negerinya berhubungan dengan Pemerintah Ukraina untuk bekerja sama terkait kecelakaan ini. Namun, mendapatkan jawaban dari Iran mungkin terbukti sulit karena Kanada menutup kedutaan besarnya di Iran pada 2012 dan menangguhkan hubungan diplomatik.

    Pihak berwenang mengatakan mereka telah menemukan kotak hitam pesawat, yang merekam percakapan kokpit dan data instrumen. Tetapi tidak jelas berapa banyak akses ke informasi yang akan diizinkan Iran.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id