Ratusan Aktivis Ditangkap dalam Protes Iklim Berskala Global

    Arpan Rahman - 08 Oktober 2019 15:10 WIB
    Ratusan Aktivis Ditangkap dalam Protes Iklim Berskala Global
    Patung banteng di area Wall Street di New York dikelilingi para aktivis lingkungan, Senin 7 Oktober 2019. (Foto: AFP/Getty/Drew Angerer)
    New York: Ratusan aktivis dari sejumlah negara dunia ditangkap saat mereka berpartisipasi dalam "Pemberontakan Internasional," sebuah gerakan yang menyuarakan dampak buruk perubahan iklim dan pemanasan global.

    "Pemberontakan Internasional" adalah bagian dari upaya para aktivis dalam mendorong para pemimpin global untuk serius merespons perubahan iklim. Simpatisan gerakan ini telah berunjuk rasa selama berbulan-bulan, namun aksi terbaru pada Senin 7 Oktober acara yang telah dikoordinasikan dan dipersiapkan sebelumnya.

    Disiarkan dari UPI, Senin 7 Oktober 2019, Kepolisian New York menangkap puluhan aktivis yang menyemprotkan cat merah ke sebuah patung banteng di area Wall Street. Mereka juga ditangkap karena mengganggu arus lalu lintas di distrik finansial Manhattan.

    Seorang aktivis bahkan sempat memanjat patung banteng, sementara sejumlah lainnya menggelar aksi "pura-pura mati." 

    Para aktivis di London, Inggris, pekan lalu melakukan hal yang sama seperti di New York. Mereka sempat melempari kantor Kementerian Keuangan Inggris dengan darah palsu.

    Dalam unjuk rasa di London, polisi menangkap sedikitnya 135 orang. Lapangan Trafalgar sempat ditutup untuk umum karena adanya demonstrasi, dan sebuah penangkapan terhadap aktivis dilakukan di Jembatan Westminster.

    Di Wina, Austria, demonstran digiring petugas ke kantor polisi atas aksi mereka memblokade jalan raya. Di Melbourne, Australia, ribuan pengunjuk rasa sempat menutup sejumlah titik di distrik bisnis kota tersebut.

    Masih di Australia, polisi menangkap sedikitnya 30 orang di Sydney dalam sebuah gerakan protes lingkungan di distrik bisnis. Aparat juga menangkap sejumlah aktivis yang masuk ke dalam tangki berisi air berwarna merah muda. Tangki tersebut bertuliskan, "Darah Bumi."

    Otoritas Selandia Baru telah menangkap 30 pedemo. Lebih dari 100 aktivis lingkungan dilaporkan sempat berkerumun di area Lambton Quay.

    Di Berlin, pengunjuk rasa memblokade ruas jalan dekat situs ternama Brandenburg Gate. Aksi protes serupa juga terjadi di Paris dan Amsterdam pada akhir pekan kemarin.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id