Indonesia dan AS Luncurkan Program Duta Muda

    Sonya Michaella - 10 April 2019 17:31 WIB
    Indonesia dan AS Luncurkan Program Duta Muda
    Program ini akan memberi kesempatan masyarakat dua negara untuk mempromosikan pluralisme dan demokrasi. (Foto:Medcom.id/Sonya)
    Jakarta: Kementerian Luar Negeri RI dan Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) meluncurkan program #IndonesiaUSA70th Youth Ambassadors sebagai peringatan dari 70 tahun hubungan diplomatik dua negara.

    “Saya optimistis bahwa hubungan kedua negara akan terus tumbuh dan berkembang ke arah yang konstruktif dan saling menguntungkan,” kata Wakil Menteri Luar Negeri RI AM Fachir, di Kemenlu RI, Jakarta, Rabu 10 April 2019.
    “Ini saatnya kita membentuk momentum untuk mencari upaya dalam memperbaharui dan memperluas hubungan dan kerja sama. Pada dasarnya kita sudah ada landasan dari empat tahun yang lalu, di mana kita memutuskan menjadi mitra strategis dalam semua aspek kerja sama,” lanjut dia.

    Peringatan 70 tahun ini, ucap Fachir, harus dijadikan momentum untuk interaksi konkret di seluruh pelaku, terutama di aspek politik, keamanan, ekonomi, antarwarga, pendidikan dan dialog lintas agama.

    “Hubungan yang konkret di dua negara sangat penting, misalnya membentuk lebih banyak program dan banyak masyarakat yang terlibat dalam kerja sama itu,” tutur Fachir.

    Sementara itu, program #IndonesiaUSA70th Youth Ambassadors ini akan memilih 10 pemuda-pemudi berusia 18-25 tahun dari berbagai latar belakang dan budaya untuk belajar lebih dalam tentang hubungan bilateral Indonesia dan AS. Mereka akan berada di AS selama tiga pekan untuk berbaur dengan masyarakat Amerika.

    “Program ini akan memberi kesempatan masyarakat dua negara untuk mempromosikan pluralisme dan demokrasi, serta menyiapkan mereka menjadi pemimpin masa depan yang akan memperkuat hubungan Indonesia dan AS,” ungkap Fachir.

    Selain itu, diluncurkan perangko peringatan yang bergambar spesies penyu belimbing yang bertelur di kawasan Timur Indonesia dan hidup di perairan Pantai Barat AS.

    Spesies ini mencerminkan hubungan kemitraan yang melintasi samudra. Perangko ini akan dicetak sebanyak seribu buah dan salah satunya akan ditempatkan di Museum Perangko Indonesia.

    Hubungan diplomatik RI-AS resmi dibuka pada 28 Desember 1949 dan kini berada di tahap Strategic Partnershup. Memperingati usia hubungan ke-70, telah direncanakan sejumlah kegiatan di Indonesia dan AS yang akan merangkul dan mendidik masyarakat kedua negara serta menguatkan hubungan antarnegara.




    (WAH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id