• DOMPET KEMANUSIAAN LOMBOK : Tanggal 22 SEP 2018 terkumpul RP 20.111.547.901

Tak Bayar Lembur, Trump Digugat Supir

Arpan Rahman - 10 Juli 2018 21:04 wib
Presiden AS Donald Trump (Foto:AFP)
Presiden AS Donald Trump (Foto:AFP)

Manhattan: Supir Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump selama lebih dari 25 tahun menuntutnya karena tidak dibayar lembur.

Noel Cintron, 59, menuntut Trump Organization di pengadilan di Manhattan selama 3.300 jam lembur yang menurutnya lama ia bekerja dalam enam tahun terakhir. Totalnya sekitar USD178.000.

Cintron, yang menjadi supir pengusaha itu sampai petugas Secret Service mengambil alih pada 2016, tidak diizinkan untuk menuntut lembur sebelum itu, karena undang-undang mengenai pembatasan.

Dia juga menuduh Trump hanya menaikkan gajinya dua kali dalam 15 tahun -- dan menggerogoti kenaikan gaji kedua dengan berhenti membayar asuransi kesehatannya.

Cintron mengatakan dia dibayar USD62.700 per tahun sampai 2006 meningkat menjadi USD68.000.

Pada 2010 ia diberi kenaikan kedua, menjadi USD75.000 -- tetapi dengan syarat menyerahkan asuransi kesehatannya, yang menurut Cintron menghemat Trump Organization hampir USD18.000 per tahun.

Cintron, dalam pengaduan pengadilan, menuduh Trump mengeksploitasinya "dalam performa yang sangat tidak berperasaan dari hak istimewa dan hak privilese yang tidak beralasan dan bahkan tanpa rasa minimal kewajiban menghargai sesama manusia."

"Ketidakjelasan dan ketamakan Presiden Trump lebih lanjut ditunjukkan oleh fakta bahwa sementara dia konon adalah miliarder, dia tidak memberi supir pribadinya kenaikan gaji yang berarti dalam lebih dari 12 tahun," lanjutnya, seperti disitat dari Telegraph, Selasa 10 Juli 2018.

Tahun lalu, salah satu resor golf mewah Trump di Florida diperintahkan oleh pengadilan banding untuk membayar lebih dari USD32.000 kepada perusahaan pemasok yang mengklaim tidak dibayar untuk cat yang dipakai buat merapikan properti tersebut.

Seorang juru bicara untuk Trump Organization mengatakan: "Mr Cintron setiap saat dibayar dengan murah hati dan sesuai dengan hukum. Setelah fakta-fakta itu terungkap, kami berharap sepenuhnya pembuktian di pengadilan."


(WAH)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.