Kilang Saudi Diserang, Trump Umumkan Sanksi Baru ke Iran

    Arpan Rahman - 19 September 2019 18:14 WIB
    Kilang Saudi Diserang, Trump Umumkan Sanksi Baru ke Iran
    Asap hitam dari lokasi kilang minyak Aramco yang diserang. Foto: AFP
    Washington: Donald Trump mengatakan dia telah memerintahkan penambahan besar sanksi terhadap Iran setelah serangan terhadap ladang minyak Arab Saudi.

    Presiden Amerika Serikat (AS) tidak memberikan penjelasan dalam postingan Twitter yang mengumumkan perintah itu. Tetapi perintahnya menyusul pernyataan berulang-ulang AS bahwa Iran berada di balik serangan.

    Itu terjadi hanya beberapa jam setelah Arab Saudi mengatakan serangan itu adalah "ujian kebijakan global".

    "Saya baru saja menginstruksikan Menteri Keuangan untuk secara substansial meningkatkan sanksi terhadap negara Iran!" Trump menulis.

    Dia katakan pada Rabu bahwa pengumuman akan dibuat dalam 48 jam ke depan, tetapi tidak memastikan apa yang akan terjadi.

    Sebelumnya Trump memperingatkan bahwa AS bisa "melakukan beberapa hal kejam" ketika ia meningkatkan ancaman pembalasan atas serangan baru-baru ini.

    Presiden telah dipertanyakan tentang klaim tanggapan "terukur" terhadap Iran, yang diklaim Saudi sebagai penyebab serangan pada akhir pekan, sejauh tahun ini dilihat sebagai "tanda kelemahan".

    Berbicara kepada wartawan bersama penasihat keamanan nasional barunya Robert O'Brien pada Rabu, Trump menanggapi klaim yang dibuat oleh senator Lindsey Graham dengan berkata: "Sebenarnya, saya pikir itu pertanda kekuatan.

    "Kita memiliki militer terkuat di dunia sekarang," tegasnya, disitat dari Evening Standard, Kamis 19 September 2019.

    Trump menambahkan: "Ada banyak waktu untuk melakukan beberapa hal yang kejam."

    Iran telah membantah keterlibatan dalam serangan 14 September, yang menghantam fasilitas pemrosesan minyak mentah terbesar di dunia dan awalnya menghancurkan setengah dari produksi Saudi. Arab Saudi adalah eksportir minyak terkemuka dunia.

    Tanggung jawab diklaim oleh kelompok Houthi yang berpihak Iran di Yaman, yang pada Rabu memberikan rincian lebih lanjut dari serangan, mengatakan itu diluncurkan dari tiga lokasi di Yaman.

    Houthi juga mengatakan mereka memiliki puluhan situs di Uni Emirat Arab, sekutu Arab terbesar Riyadh, yang terdaftar sebagai target serangan berikutnya.

    Sebanyak 25 drone dan rudal digunakan dalam serangan yang disponsori oleh Iran tetapi tidak diluncurkan dari Yaman, juru bicara Kementerian Pertahanan Arab Saudi Kolonel Turki al-Malki mengatakan pada konferensi pers.

    "Serangan itu diluncurkan dari utara dan disponsori oleh Iran," kata Al-Maliki, seraya menambahkan Iran Delta Wing peranti udara tak berawak (UAV) digunakan di samping rudal jelajah.

    “Penyelidikan tentang asal-usul serangan itu masih berlangsung dan hasilnya akan diumumkan kemudian,” pungkas Al-Maliki.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id