• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 14 NOV 2018 - RP 51.052.810.215

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Pelaku Penembakan California Sering Kunjungi TKP

Marcheilla Ariesta - 09 November 2018 09:59 wib
Penyelidik Amerika Serikat memeriksa rumah David Long yang
Penyelidik Amerika Serikat memeriksa rumah David Long yang melakukan penembakan di bar California. (Foto: AFP).

California: Pelaku penembakan sebuah bar di California, Ian David Long, rupanya sering mengunjungi lokasi insiden tersebut. Veteran marinir Amerika Serikat (AS) tersebut dinilai sangat senang pergi ke bar itu.
 
Baca juga: Eks Marinir Tembak 12 Pengunjung Bar di California.
 
"Kami sering pergi ke Borderline bersama. Dia sangat menyukainya," kata seorang wanita yang telah berteman dengan Long selama lima tahun, dilansir dari CNN, Jumat, 9 November 2018.
 
Wanita yang enggan disebutkan namanya itu mengungkapkan Long dan dirinya ke bar untuk mendengarkan musik.
 
"Saya akan mengejeknya, karena dia selalu menyeret saya ke sana. Kadang-kadang kami pergi ke sana untuk minum, duduk dan berdiskusi atau mendengarkan musik," tutur dia.
 
Borderline merupakan bar bertema Barat yang dikenal secara rutin menyelenggarakan acara. Pada Rabu lalu, tempat ini menjadi tuan rumah acara malam sebuah universitas.
 
"Ada komunitas di sana. Dia adalah bagian dari komunitas itu. Orang-orang melakukan tarian koreografi berjam-jam, sepatu bot koboi dan topi di tengah-tengah pinggiran Thousand Oaks," imbuh wanita itu.
 
Baca juga: Warga California Antre Sumbang Darah untuk Korban Penembakan.
 
Teman-teman Long terkejut mengetahui sahabat mereka menjadi pelaku pembunuhan di tempat favoritnya.
 
"Saya tidak tahu apa yang terjadi. Dia selalu bahagia. Saya tidak pernah berpikir insiden ini akan datang dari dia. Kami sering pergi snowboarding sepanjang waktu. Dia orang baik," ungkap mereka.
 
Mereka juga mengaku Long bukan tipe orang yang kasar. Mereka menambahkan jika Long melayani negara dengan baik sebagai marinir.
 
Hingga saat ini polisi masih menyelidiki motivasi penembakan yang dilakukan Long. Akibat aksinya tersebut, sebanyak 12 orang tewas termasuk pria 28 tahun itu.


(FJR)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.