Brasil Konfirmasi Kasus Virus Korona Pertama di Amerika Latin

    Arpan Rahman - 27 Februari 2020 13:54 WIB
    Brasil Konfirmasi Kasus Virus Korona Pertama di Amerika Latin
    Penyebaran virus korona merebak cepat di luar Tiongkok. Brasil konfirmasi satu kasus. Foto: AFP
    Rio de Janeiro: Pemerintah Brasil mengonfirmasi kasus pertama yang dikonfirmasi terkait virus korona di Amerika Latin. Virus berjangkit pada seorang pria Brasil berusia 61 tahun yang melakukan perjalanan ke Italia bulan ini.

    Baca: WHO: Kasus Baru Korona Lebih Tinggi di Luar Tiongkok.

    Pria itu menghabiskan dua pekan di wilayah Lombardy utara Italia untuk perjalanan kerja. Kementerian Kesehatan Brasil mengatakan, di Lombardy tertular virus menular.

    "Kita sekarang akan melihat bagaimana virus ini berperilaku di negara tropis di tengah musim panas, bagaimana pola perilakunya," kata Menkes Brasil Luiz Henrique Mandetta dalam konferensi pers, dirilis dari TIME, Kamis 27 Februari 2020.

    Pihak berwenang sudah mengatakan Selasa malam bahwa tes laboratorium pertama untuk virus COVID-19 memiliki hasil positif, dan sedang menunggu tes kedua untuk mengonfirmasi.

    Sejak virus itu mulai menyebar ke seluruh dunia dari Tiongkok, Brasil dan sejumlah negara lain di Amerika Latin telah mendaftarkan puluhan kasus yang dicurigai, yang semuanya sebelumnya telah ditepis setelah tes.

    Menurut Kemenkes Brasil, pria itu mulai menunjukkan gejala yang cocok dengan penyakitnya, seperti batuk kering, sakit tenggorokan, dan gejala flu. Lombardy menjadi pusat dari wabah di Italia, dan ratusan kasus yang dikonfirmasi di sana serta beberapa kematian.

    Institut Albert Einstein di Sao Paulo, tempat pria itu mendapatkan perawatan medis, melakukan tes pernapasan, dan Institut Adolfo Lutz di kota yang sama melakukan tes selanjutnya untuk mengkonfirmasi virus. Pria itu dalam kondisi stabil dan terisolasi di rumah di Sao Paulo.

    Badan Kesehatan Nasional Brasil Anvisa telah bekerja untuk memetakan semua kontak yang dimiliki pria itu dengan orang lain di rumah sakit, di rumah, dan di pesawat sekembalinya ke Brasil. Kemarin, Anvisa meminta petugas penerbangan menyelidiki kemungkinan kasus lain.

    Karena penyebaran virus di seluruh dunia, Brasil mengadopsi langkah pencegahan memperluas kriteria buat analisis kasus yang dicurigai pada Senin. Kementerian Kesehatan telah menetapkan bahwa orang-orang dengan gejala demam dan flu yang kembali dari Italia dan enam negara lain harus dianggap sebagai kasus yang diduga. Negara-negara tersebut adalah Jerman, Prancis, Australia, Malaysia, Uni Emirat Arab, dan Filipina.

    Negara-negara yang sudah ada dalam daftar pengawasan meliputi Tiongkok, Jepang, Singapura, Korea Selatan, Korea Utara, Thailand, Vietnam, dan Kamboja.

    (FJR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id