50 Senat AS Minta Biden Peringatkan Turki Soal HAM

    M Sholahadhin Azhar - 11 Februari 2021 04:09 WIB
    50 Senat AS Minta Biden Peringatkan Turki Soal HAM
    Presiden AS Joe Biden/AFP.



    Washington: Senator Amerika Serikat, Ron Wyden dan Marco Rubio mewakili 50 senat meminta Presiden Joe Biden memperingatkan Turki terkait penegakan hak asasi manusia (HAM). Permintaan itu didasari pemerintahan Turki yang dianggap semakin otoriter menyikapi perbedaan pendapat, baik di dalam maupun di luar negeri.

    Roy dan Marco menandatangani surat bipartisan bersama para senator lain. Isinya, pernyataan terkait Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang meminggirkan oposisi dengan bermacam cara. Termasuk, membungkam media kritis, membersihkan hakim independen, dan menggantinya dengan loyalis partai. Juga memenjarakan sejumlah jurnalis. 






    “Kebijakan luar negeri Presiden Erdogan juga semakin agresif dan agresif dari waktu ke waktu. Dalam beberapa tahun terakhir, dia dengan berani menyerang Kurdi yang didukung AS yang memerangi ISIS di Suriah, dia membeli sistem pertahanan udara Rusia meskipun ada peringatan bahwa mereka tidak kompatibel dengan teknologi AS, dan dia mendorong Azerbaijan untuk menggunakan kekerasan untuk menyelesaikan sengketa wilayah dengan Armenia, " ungkap para senator dalam laman senate.gov, dikutip pada Rabu, 10 Februari 2021.

    Selain itu, senator juga menyatakan Erdogan berupaya menekan AS dan negara lain mengekstradisi warga Turki yang diduga terkait kudeta gagal pada 2016. Surat tersebut juga menyatakan Erdoga berusaha membungkam kritik dari Amerika Serikat, seperti dari Enes Kanter, pemain NBA dan aktivis hak asasi manusia.

    Dorongan pada Presiden Biden didasari keyakinan AS berpeluang memengaruhi perbaikan masalah HAM di Turki. 

    "Kami percaya bahwa Amerika Serikat harus menekan para sekutu dan mitra dengan standar yang lebih tinggi dan berbicara terus terang dengan mereka tentang masalah hak asasi manusia dan kemunduran demokrasi," tulis para senator. 

    "Kami mendesak Presiden Biden untuk menekankan kepada Presiden Erdogan dan pemerintahannya bahwa mereka harus segera mengakhiri tindakan keras mereka terhadap perbedaan pendapat di dalam dan luar negeri, membebaskan tahanan politik dan tahanan hati nurani, dan membalikkan arah otoriter mereka." demikian surat tersebut.

    Surat yang dipelopori oleh Senator Wyden dan Rubio tersebut juga ditandatangani oleh Senator Charles Schumer, John Thune, Richard Durbin, Roger Wicker, dan Patrick Leahy. Kemudian Senator Thom Tillis, Benjamin Cardin, Ben Sasse, Chris Van Hollen, John Boozman, Tom Carper, Chuck Grassley, Sherrod Brown, John Cornyn, dan Tammy Baldwin. Sejumlah nama senator lain juga tercatat membubuhkan tanda tangan. Mulai Senator Joni Ernst hingga Joe Manchin.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id