Sanksi Baru AS Targetkan Pemimpin Tertinggi Iran

    Marcheilla Ariesta - 25 Juni 2019 11:34 WIB
    Sanksi Baru AS Targetkan Pemimpin Tertinggi Iran
    Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP).
    Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan dia akan memberlakukan sanksi baru yang keras terhadap Iran. Sanksi itu ditargetkan untuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

    Trump mengatakan sanksi tambahan itu sebagai tanggapan atas penembakan pesawat tanpa awak milik Amerika Serikat (AS). Ayatollah Khamenei disebut bertanggung jawab atas tindakan Iran.

    Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif mengatakan AS membenci diplomasi. "Pemerintahan Trump haus perang," cuitnya di Twitter, dilansir dari laman BBC, Selasa, 25 Juni 2019.

    Ketegangan antara kedua negara telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Ketegangan semakin meninggi usai Washington menuduh Teheran sebagai pelaku penyerangan terhadap dua kapal di Perairan Oman.

    Baca juga: AS Bersiap Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Iran

    Sementara itu, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) menyerukan dialog untuk mengakhiri ketegangan antara AS dan Iran. DK PBB juga menyetujui sebuah pernyataan bahwa semua pihak harus mundur dan menahan diri dari ketegangan serta konfrontasi militer yang ditakutkan akan terjadi.

    DK PBB menyebut semua pihak yang berkepentingan dan negara-negara di sekitar kawasan harus menahan diri secara maksimal untuk mengurangi eskalasi dan ketegangan.

    Sebelum menjatuhkan sanksi, Trump membatalkan serangan balasan untuk Iran. Berbeda dengan beberapa penasihatnya yang bersikap lebih keras, Trump memberikan sinyal bahwa dirinya masih akan menjalankan kebijakan 'tekanan maksimal' lewat rangkaian sanksi ekonomi.

    Ia berharap sanksi ini dapat membuat Iran mau bernegosiasi resmi dengan AS. Dalam wawancara bersama NBC News, Trump mengatakan bahwa dirinya bersedia berdialog dengan Iran "tanpa prasyarat" apapun. Namun, sembari menanti respons Iran atas ajakan negosiasi, sanksi ekonomi tetap diterapkan.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id