Tiongkok Uji Rudal yang Bisa Gapai AS

    Arpan Rahman - 27 November 2019 17:37 WIB
    Tiongkok Uji Rudal yang Bisa Gapai AS
    Deretan rudal DF-41 milik Tiongkok yang dipamerkan saat parade militer. Foto: CCTV/CNN
    Beijing: Tiongkok telah menguji coba rudal jarak jauh barunya -- DongFeng 4.  Hulu ledak dingin ini menjadi peringatan bagi Amerika Serikat(AS) bertarung untuk dominasi politik dan militer di Laut China Selatan dan perselisihan proksi lainnya. Hal ini telah dikonfirmasi pihak oleh Kementerian Pertahanan Amerika Serikat, Pentagon.

    Rudal itu terbang Jumat pekan lalu, menurut Washington Times, dengan agen-agen intelijen di AS percaya bahwa senjata itu cocok dengan DF-41 yang dipamerkan saat perayaan ulang tahun ke-70 Tiongkok.

    Pada 1 Oktober, negara itu merayakan 70 tahun sejak didirikan, dan memamerkan keampuhan militernya melintasi jalan-jalan Beijing.

    DF-41 menjadi rudal balistik antarbenua darat yang bergerak dengan jangkauan maksimum 14.966 kilometer, mampu memuat beberapa peranti yang dapat ditargetkan secara independen.

    Kisaran yang mengesankan itu berarti bahwa hulu ledak bisa mencapai daratan AS. Tiongkok juga sudah mengembangkan teknik hulu ledak, umpan, sekam, dan teknik pengacau yang bisa membuat DF-41 lebih sulit dicegat.

    Rudal itu diuji pada tiga kesempatan sebelumnya menurut Washington Times -- Desember 2016, November 2017, dan Januari serta Mei 2018.

    Kekhawatiran meningkat di AS mengingat peringatan menantang dikeluarkan oleh Presiden Xi Jinping selama parade militer Oktober di Beijing.

    "Tidak ada kekuatan yang dapat mengguncang status bangsa besar ini. Tidak ada kekuatan yang bisa menghentikan rakyat Tiongkok dan bangsa Tiongkok maju terus,” ujar Presiden Xi.

    "Hiduplah Partai Komunis Tiongkok yang agung. Dan umur panjang Rakyat Tiongkok yang agung," cetusnya, disiarkan dari Daily Express, Rabu 27 November 2019.

    Parade senjata


    Selain DF-41, pesawat tak berawak, rudal yang diluncurkan kapal selam dan kendaraan lainnya dipajang, menyoroti investasi besar yang telah dialokasikan Presiden Xi Jinping untuk militer Tiongkok.

    Salah satu senjata ini adalah 'Pedang Tajam', sebuah pesawat tak berawak yang menampilkan desain sayap yang mencolok dan knalpotnya disembunyikan sehingga memberikan kemampuan siluman yang ditingkatkan.

    Fakta itu tidak berawak juga berarti dapat melingkari wilayah udara target selama berjam-jam atau berhari-hari, bebas dari keterbatasan pesawat berawak dan kesalahan manusia.

    Tiongkok dilaporkan memiliki prototipe terbang pesawat tak berawak pada awal 2013. Militer Tiongkok menjadi pusat kepemimpinan Xi, dengan Presiden Tiongkok terlibat dalam berbagai pergolakan politik dan militer dengan AS.

    Tantangan militer terbaru muncul di Laut China Selatan pekan lalu ketika AS mengirim kapal perang ke wilayah itu guna berpatroli di perairan yang disengketakan oleh para seteru Beijing.

    Sebuah pernyataan, yang dikeluarkan oleh Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA), bereaksi terhadap kehadiran kapal-kapal AS baru-baru ini di dekat Kepulauan Spratly dan Kepulauan Paracel.

    PLA katakan: "PLA Tiongkok mengirim kapal dan pesawat untuk melakukan pemantauan dan verifikasi seluruh proses pada dua kapal perang AS dan memperingatkan mereka untuk pergi."

    Militer Tiongkok juga memperingatkan "kecelakaan" dapat terjadi jika AS tetap berada di pinggiran perairan, dan semakin marah ketika AS mengirim kapal patroli ke Vietnam untuk membantu meningkatkan kapasitas Hanoi menggagalkan perambahan Tiongkok.

    Tiongkok dan AS terus bergulat untuk mendominasi, tetapi uji coba senjata terbaru memberikan indikator seberapa kuat tekad Tiongkok dalam mengejar kekuasaan.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id