'Little Indonesia' Akan Dibangun di Hilltop City AS

    Marcheilla Ariesta - 17 Mei 2019 11:47 WIB
    'Little Indonesia' Akan Dibangun di Hilltop City AS
    Duta Besar Republik Indonesia untuk AS, Mahendra Siregar (kanan) saat menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Donald Trump di Ruang Oval, Gedung Putih, Washington DC, Senin, 8 April 2019. (Foto: Dok. KBRI Washington).
    Somersworth: Untuk pertama kalinya, 'Little Indonesia' akan dibangun di Hilltop City di Amerika Serikat (AS). Ini merupakan langkah untuk merayakan dan menumbuhkan subkultur terbesar Somersworth.

    Duta Besar RI untuk AS, Mahendra Siregar mengunjungi Somersworth dan menyatakan dukungannya untuk pembangunan Little Indonesia di sana. Dia mengatakan pembangunan tersebut langkah penting dan bersejarah.
    "Ini adalah sesuatu yang akan kami pertimbangkan dengan sangat serius," kata Mahendra, dikutip dari laman Fosters, Jumat, 17 Mei 2019.

    "Ini sangat positif, sangat menggembirakan," imbuhnya.

    Pembangunan Little Indonesia merupakan kolaborasi dari Wali Kota Somersworth Dana Hilliard dan Indonesian Community Connect, sebuah kelompok lokal yang mempromosikan warisan budaya Indonesia.

    Gagasan baru ini nantinya diharapkan mendapat dana dari pemerintah daerah dan Indonesia. Rencananya akan dibangun sebuah gerbang 'Selamat Datang' di persimpangan jalan-jalan utama. 

    Nantinya juga akan dibangun deretan toko-toko kosong di seberang Aclara sebagai Little Indonesia. Rencananya juga akan didirikan gerbang di pintu masuk Somersworth Plaza.

    Hilliard mengatakan dia lebih menyukai opsi yang pertama. Namun, menurut dia, semua opsi yang diberikan akan membuka jalan bagi bisnis baru yang dikelola Indonesia-AS dan merevitalisasi bagian kota yang relatif tenang.

    "Komunitas ini dibangun atas kelompok-kelompok imigran," tutur Hilliard. Menurut dia, Somersworth akan menjadi tempat sempurna untuk mendirikan Little Indonesia pertama di negara tersebut.

    Sekitar dua ribu dari 11 ribu penduduk Hiltop City adalah imigran atau keturunan Indonesia. Ini menjadikan kota tersebut salah satu populasi Indonesia terbesar di utara Manhattan.

    Dia dan Dubes Mahendra memuji komitmen Komunitas Indonesia di Somersworth yang semakin meningkat. Menurut Mahendra, ini akan menarik orang-orang Indonesia-AS dari negara bagian lain Negeri Paman Sam untuk memicu pembaruan Somersworth.

    "Itu cukup jelas, mereka ingin tinggal. Pasti ada sesuatu yang baik, yang membuat mereka tetap tinggal," terang Mahendra.

    Dia menambahkan awalnya sempat ragu dengan ide ini. Namun, keraguan tersebut sirna usai dia melakukan tur di kota ini dan menikmati makan malam dengan 50 orang Indonesia-Amerika di Bali Sate House di High Street.

    "Idenya unik, tetapi memiliki komunitas Indonesia yang relatif besart di kota yang jumlah penduduknya tidak terlalu besar itu sendiri unik. Agar mereka bercampur dan datang ke sini, dan tinggal bersama di sini merupakan sesuatu yang menarik," tuturnya.

    Mahendra mengatakan dia akan menjelaskan mengenai pembangunan tersebut ke pemerintah pusat. Dia berharap pembangunan dan ide menarik tersebut dapat berjalan dengan lancar.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id