Media Milik Lawan Politik Trump Tidak Diberikan Akses Meliput

    Arpan Rahman - 03 Desember 2019 19:09 WIB
    Media Milik Lawan Politik Trump Tidak Diberikan Akses Meliput
    Media milik Michael Bloomberg (kiri Trump) tidak diberikan akses kredensial oleh tim kampanye Donald Trump. Foto: AFP
    Washington: Tim kampanye Trump mengatakan akan menolak kredensial untuk wartawan Bloomberg News. Ini adalah media yang dimiliki oleh kandidat calon presiden dari Partai Demokrat, Michael Bloomberg.

    Setelah masuknya Michael Bloomberg ke kontes pemilihan calon Presiden 2020 pekan lalu, Bloomberg mengatakan akan berhenti secara kritis untuk meliput kandidat Demokrat.

    Tetapi media itu mengatakan akan terus menyelidiki pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Tim kampanye Trump menyebut bukti keputusan Bloomberg tersebut sebagai ‘bias’.

    "Karena mereka telah menyatakan bias mereka secara terbuka, tim kampanye Trump tidak akan lagi diliput perwakilan Bloomberg News untuk rapat umum atau acara kampanye lainnya," kata manajer kampanye Trump, Brad Parscale, dalam sebuah pernyataan, Senin.

    "Kami akan menentukan apakah akan terlibat dengan masing-masing wartawan atau menjawab pertanyaan dari Bloomberg News berdasarkan kasus per kasus," ujarnya, dirilis dari BBC, Senin 2 Desember 2019.

    Presiden Trump dan Michael Bloomberg berseteru sengit sejak mantan wali kota New York itu mulai mempertimbangkan keputusannya untuk mencalonkan diri. Mengumumkan pencalonannya, miliuner tersebut mengatakan dia berdiri dalam kontes untuk "mengalahkan Donald Trump".

    "Taruhannya tidak bisa lebih tinggi. Kita harus memenangkan pemilihan ini,” tulis Bloomberg dalam sebuah blog. 

    Tepat sebelum pencalonan resmi Bloomberg, Trump mencela "Michael kecil", menyebutnya "tidak ada apa-apanya" dan mengatakan dia "tidak memiliki keajaiban" untuk sampai ke Gedung Putih.

    Keputusan kampanye Trump untuk mencabut kredensial pers Bloomberg News menyoroti potensi tantangan yang dihadapi oleh media saat pemiliknya mencalonkan diri sebagai presiden.

    Setelah pengumuman dari tim kampanye Trump, ketua Komite Nasional Partai Republik mengatakan partai presiden sendiri akan mengambil tindakan serupa.

    "Media harus independen dan adil, dan keputusan ini membuktikan bahwa Bloomberg News bukan," tulis ketua Partai Republik Ronna McDaniel di Twitter, menambahkan bahwa partai itu mendukung Trump dan "tidak akan lagi dipercaya perwakilan Bloomberg".

    Sebagai tanggapan, pemimpin redaksi Bloomberg, John Micklethwait, merilis sebuah pernyataan pada Senin yang mengatakan "tuduhan bias tidak dapat jauh dari kebenaran”.

    "Kami telah membahas Donald Trump secara adil dan tidak memihak sejak ia menjadi kandidat pada 2015 dan akan terus melakukannya meskipun ada pembatasan yang diberlakukan oleh kampanye Trump," tuturnya.

    Pengumuman bulan lalu dari Micklethwait, seorang jurnalis Inggris, bahwa media itu tidak akan "menyelidiki" pemiliknya atau saingannya dari Partai Demokrat 2020 yang mendapat balasan dari beberapa mantan wartawan Bloomberg.

    Megan Murphy, mantan editor di Bloomberg, mencuit bahwa "mengejutkan" untuk setiap editor buat mencegah wartawan meliput pemilu.

    Bloomberg News mengatakan akan terus menjalankan jajak pendapat pada pemilihan presiden, mewawancarai kandidat, dan meliput kampanye.

    Kantor berita ini memulai layanan berita pada 1990 sebagai perpanjangan dari informasi keuangan yang dijualnya kepada pelanggan. Bloomberg News mencakup jaringan TV dan radio di samping majalah.

    Ini bukan pertama kalinya bahwa presiden telah menolak kredensial untuk media. Selama pencalonan ke Gedung Putih 2016 Trump, tim kampanyenya mencabut kredensial untuk wartawan dari Huffington Post, Politico, Buzzfeed, dan Washington Post.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id