Jumlah Prajurit AS yang Terluka Diserang Iran Bertambah

    Willy Haryono - 29 Januari 2020 13:05 WIB
    Jumlah Prajurit AS yang Terluka Diserang Iran Bertambah
    Sekelompok prajurit AS membersihkan area sekitar pangkalan militer Ain al-Asad di Irak, 13 Januari 2020. (Foto: AFP/AYMAN HENNA)
    Washington: Jumlah prajurit Amerika Serikat yang terluka dalam serangan belasan misil Iran telah bertambah menjadi 50. Data terbaru disampaikan Kementerian Pertahanan AS atau Pentagon, Selasa 28 Januari.

    "Para personel tersebut didiagnosis mengalami gegar otak (TBI)," ucap juru bicara Pentagon Letnan Kolonel Thomas Campbell, dilansir dari laman AFP, Rabu 29 Januari 2020.

    Jumat kemarin, Pentagon menyebut 34 tentara AS terluka dalam serangan misil Iran di pangkalan Ain al-Asad di Irak pada 8 Januari.

    Presiden Donald Trump awalnya menegaskan tidak ada prajurit AS yang terluka dalam serangan Iran di Irak. Selang beberapa hari kemudian, Trump mengakui memang ada sejumlah prajurit yang terluka. Namun ia mengatakan mereka tidak mengalami gegar otak, melainkan hanya "sakit kepala."

    Iran menyerang pangkalan di Irak yang menampung pasukan AS sebagai pembalasan atas tewasnya jenderal Qassem Soleimani.

    Campbell mengatakan dari 50 korban luka, 31 dirawat di Irak dan telah kembali bertugas. Sementara 18 lainnya sedang menjalani evaluasi kesehatan di Jerman.

    Terdapat pula beberapa tentara AS lainnya yang dirawat di Kuwait, dan kini sudah kembali bertugas. Campbell menekankan bahwa angka korban luka ini masih mungkin berubah.

    Saat Iran melancarkan belasan misil, sebagian besar dari 1.500 prajurit di pangkalan Ain al-Asad sedang berada di bungker. Mereka sudah diperintahkan masuk ke sana sebelum terjadinya serangan Iran.

    Gegar otak atau biasa juga disebut TBI diklaim militer AS sebagai sesuatu yang biasa terjadi di medan perang. Menurut organisasi US Defense and Veterans Brain Injury Center, TBI biasanya diakibatkan dampak ledakan bom. TBI memiliki tiga tingkatan, yakni ringan, sedang dan berat.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id