Trump Lancarkan Serangan Terbaru ke Wali Kota London

    Arpan Rahman - 21 Juli 2019 17:02 WIB
    Trump Lancarkan Serangan Terbaru ke Wali Kota London
    Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP)
    Washington: Presiden Amerika Serikat Donald Trump melancarkan serangan terbaru ke Wali Kota London Sadiq Khan. Kali ini, serangan dilakukan dengan me-retweet pernyataan tokoh sayap kanan Inggris, Katie Hopkins.

    Dalam tulisannya di Twitter, Hopkins menyebut akun milik Kepolisian Metropolitan Inggris (Met) sempat menjadi target para peretas pada Jumat malam. Alhasil, aparat keamanan sempat Met "kehilangan kendali atas jalanan London dan akun Twitter."

    "Dengan Wali Kota London yang tidak kompeten seperti itu, Anda semua tidak akan pernah merasa aman," tulis Trump menimpali pernyataan Hopkins, disitir dari Guardian, Sabtu 20 Juli 2019.

    Ini merupakan kelanjutan dari perang kata-kata antara Trump dan Khan. Trump pernah menyebut Khan sebagai "aib nasional" dan juga seorang "pecundang." Sementara Khan menilai pernyataan Trump tersebut "kekanak-kanakan."

    Beberapa menit sebelum menyerang Khan, Trump juga me-retweet beberapa video yang diunggah Hopkins. Video diunggah Hopkins sebagai bentuk dukungan terhadap Trump yang belum lama ini melontarkan pernyataan bernada rasis kepada empat perempuan anggota Kongres AS.

    Hopkins, perempuan yang pernah menyamakan imigran dengan "kecoak" dan juga "manusia liar," pekan lalu dilarang berbicara dalam sebuah acara di pusat konferensi Eastbourne.

    Pertengahan Juni lalu, Trump menyerang Khan yang dinilai gagal mencegah terjadinya rentetan aksi kekerasan di London yang menewaskan tiga orang. Merespons ucapan Trump, juru bicara Khan mengatakan sang wali kota memilih fokus memikirkan korban beserta keluarga mereka, dan tidak akan "membuang-buang waktu melayani tweet semacam itu."
     
    Pemimpin Partai Buruh Inggris Jeremy Corbyn membela Khan. Ia menilai Trump melakukan perbuatan yang "sangat buruk" dengan "memanfaatkan sebuah tragedi hanya untuk menyerang wali kota."

    Di masa lalu, Trump pernah menantang Khan untuk mengikuti tes IQ dan juga pernah mengecam habis-habisan mengenai respons sang wali kota terhadap serangan di London Bridge pada 2017.

    Sementara Khan menilai Trump adalah "fasis abad ke-20" yang memimpin Negeri Paman Sam dengan berhaluan ekstrem kanan.

    Baca: Wali Kota London Sebut Trump Fasis Abad ke-20



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id