Badai Salju Ganggu Ribuan Penerbangan di AS

    Arpan Rahman - 21 Januari 2019 13:09 WIB
    Badai Salju Ganggu Ribuan Penerbangan di AS
    Ribuan calon penumpang di sebuah bandara di Chicago, AS, 26 November 2018, menunggu penerbangan mereka yang ditunda akibat badai salju. (Foto: AFP/SCOTT OLSON)
    Pennsylvania: Badai musim dingin yang menghantam wilayah Midwest sejak Sabtu kemarin mengganggu ribuan penerbangan di Amerika Serikat, Minggu 20 Januari 2019. Badai ini juga berpotensi memicu lebih banyak hujan salju yang dapat mengganggu perjalanan darat.

    Menurut data FlightAware sejak Sabtu 19 Januari, badai salju telah membuat 1.268 penerbangan domestik dan internasional di AS ditunda, dengan 1.515 lainnya dibatalkan. Di Bandara Internasional Boston Logan, 516 penerbangan dibatalkan dan 56 ditunda.

    "Ketebalan salju serta es dan temperatur yang sangat dingin akan memicu penutupan jalan, pembatalan penerbangan dan gangguan terhadap aktivitas warga di wilayah timur laut AS," kata pakar senior AccuWeather, Alex Sosnowski, seperti disitir dari laman UPI.

    Badan Cuaca Nasional AS (NWS) mengeluarkan peringatan badai salju untuk sedikitnya 15 negara bagian, mulai dari Missouri hingga ke Maine. Pennsylvania dan New Jersey telah mendeklarasikan status darurat menjelang kedatangan badai.

    Baca: Usai Tewaskan 7 Orang, Badai Salju Landa Washington DC

    Status darurat meliputi pembatasan atau pelarangan kendaraan di sejumlah ruas jalan utama di dua negara bagian tersebut.

    Diprediksi ketebalan salju di Maine akan mencapai sekitar 60 sentimeter, saat badai salju melewati beberapa bagian Midwest dan Northeast pada Minggu pagi.

    "Hujan es juga diprediksi turun di wilayah selatan dan pusat New England serta pesisir Maine," ucap NWS.

    Departemen Transportasi Massachusetts mengingatkan warga untuk menghindari bepergian jika memungkinkan. Otoritas Massachusetts telah mengerahkan total 2.453 petugas untuk membersihkan sejumlah ruas jalan dari salju dan es.

    NWS memprediksi badai salju ini tidak akan bertahan lebih dari 24 jam di wilayah manapun di AS. Namun setelah badai berlalu, temperatur di sejumlah wilayah diprediksi akan terus menurun.

    Di New York City, Philadelphia dan Washington DC, suhu udara telah turun ke kisaran 10 derajat Celcius pada pagi hari dan lebih rendah lagi saat malam tiba.




    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id