Badai Baru Serang Bahama, Diperkirakan Bertambah Besar

    Medcom - 13 September 2019 18:25 WIB
    Badai Baru Serang Bahama, Diperkirakan Bertambah Besar
    Awan badai yang terbentuk di wilayah Nassau, Bahama. Foto: AFP



    Nassau: Badai baru menyerang Bahama pada Jumat pagi 13 September. National Hurricane Center (NHC) yang berpusat di Miami memperingatkan bahwa badai tersebut bisa menjadi badai tropis.

    “Awal Jumat, itu adalah gangguan tropis di atas Bahama mengepakkan angin 45 kilometer per jam dan diperkirakan akan turun tiga hingga lima inci hujan hingga Minggu,” kata NHC,  seperti dikutip Channel News Asia, Jumat, 13 September 2019.

     



    “Ada kemungkinan 80 persen bahwa itu akan berubah menjadi badai yang lebih kuat atau bahkan badai tropis bernama Humberto ini di hari berikutnya atau lebih saat merangkak pada 5km di seberang Bahama dan membidik Florida,” imbuh NHC.

    NHC menambahkan, peringatan badai tropis berlaku untuk Bahama, termasuk Abacos dan Grand Bahama yang dilanda badai. Badai tersebut diperkirakan akan menambah kecepatan saat bergerak ke barat laut pada Jumat dan dapat menghantam Florida pada Sabtu.

    Sebuah pengamatan badai tropis dikeluarkan untuk bagian-bagian pantai Florida pada Kamis malam dan Florida selatan dapat melihat angin badai tropis sedini mungkin pada Jumat malam.

    Badai Dorian menghantam Bahama pada 1 September sebagai badai kategori 5, salah satu topan Atlantik terkuat yang pernah menabrak daratan, mengepakkan angin berkekuatan 298 km/jam. Badai Humberto itu diperkirakan tidak akan mendekati tingkat kehancuran yang diakibatkan Dorian.

    Dengan 1.300 orang yang masih hilang, menurut pemerintah Bahama, layanan bantuan difokuskan pada pencarian dan penyelamatan serta menyediakan makanan, air, dan tempat berlindung yang menopang kehidupan.

    Lembaga bantuan kemanusiaan bergegas membawa barang-barang perlindungan ke penduduk yang tinggal di puing-puing bekas rumah.

    PM Bahama, Hubert Minnis, pada Rabu mengatakan jumlah kematian resmi mencapai 50 tetapi diperkirakan akan terus bertambah. Minnis juga mengatakan ada masalah mengoordinasikan bantuan karena tingkat kehancuran dan dia berusaha menghilangkan “penghalang birokrasi.”

    Mantan PM Hubert Ingraham mengatakan dia yakin ratusan sudah mati di Abaco dan sebagian besar di Grand Bahama.

    Para pejabat telah mendirikan tenda besar di Nassau untuk menampung mereka yang kehilangan tempat tinggal oleh Dorian dan berencana untuk mendirikan kota tenda di Abaco yang mampu menampung hingga 4.000 orang.



    Penulis: Fitri Nur Rizkyani

    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id