Presiden Brasil Bertekad Perangi Deforestasi Hutan Amazon

    Willy Haryono - 04 Agustus 2019 13:45 WIB
    Presiden Brasil Bertekad Perangi Deforestasi Hutan Amazon
    Foto udara memperlihatkan area deforestasi di hutan Amazon, Brasil, 22 September 2017. (Foto: AFP/CARL DE SOUZA)
    Brasilia: Presiden Brasil Jair Bolsonaro bertekad memerangi "deforestasi ilegal" di kawasan hutan Amazon. Janji itu disampaikan satu hari usai kepala dari agensi yang memeriksa tingkat deforestasi di Brasil dipecat Bolsonaro.

    "Kita semua akan bekerja secara efektif dalam berperang melawan deforestasi ilegal," tulis Bolsonaro di akun Facebook, dikutip dari AFP, Minggu 4 Agustus 2019. Tulisan itu disertai sebuah video yang memperlihatkan Menteri Lingkungan Hidup Ricardo Salles.

    Salles mengklaim pihaknya akan menggunakan teknologi terbaru dalam mengukur tingkat deforestasi hutan Amazon secara presisi.

    Satu hari sebelumnya, kepala Institut Nasional untuk Riset Luar Angkasa (INPE), Ricardo Galvao, mengaku telah dipecat usai berselisih paham dengan Bolsonaro terkait deforestasi.

    Bolsonaro, seorang tokoh skeptis mengenai perubahan iklim, mengklaim para petinggi di INPE "tidak mengungkapkan kebenaran" mengenai deforestasi, dan justru dianggap merusak negara Brasil.

    "Kami tidak bisa menerima sensasionalisme, atau angka-angka tidak akurat yang dapat mencoreng citra Brasil," tutur Bolsonaro terkait perselisihannya dengan INPE.

    Data terbaru dari INPE menunjukkan bahwa deforestasi di Brasil telah meningkat 40 persen dalam dua bulan terakhir dibanding periode sama setahun lalu.

    Baca: Presiden Brasil Sebut Data Deforestasi Amazon Kebohongan

    Kamis kemarin, Bolsonaro dan Salles serta beberapa menteri lainnya mengecam data satelit INPE. Jajaran pemerintah Brasil menegaskan metodologi INPE dalam mengukur deforestasi akan segera diubah.

    Pemerintah Brasil mengakui bahwa deforestasi memang meningkat, namun tidak sebesar yang disebutkan INPE. Pemecatan Galvao telah memicu kecaman dari sejumlah grup lingkungan hidup.

    "Bolsonaro tahu bahwa pemerintahannya adalah pihak yang paling bertanggung jawab atas kerusakan di Amazon. Pemecatan kepala INPE hanyalah semacam tindakan balas dendam terhadap mereka yang memperlihatkan kebenaran," sebut Marcio Astrini dari Greenpeace.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id