Serikat Pilot AS Tuntut Boeing Terkait 737 MAX

    Fajar Nugraha - 08 Oktober 2019 13:38 WIB
    Serikat Pilot AS Tuntut Boeing Terkait 737 MAX
    Pesawat Boeing 737 MAX dilarang terbang usai kecelakaan Lion Air dan Ethiopian Airlines. Foto: AFP
    Texas: Pilot dari Southwest Airlines yang berbasis di Texas, Amerika Serikat (AS) mengatakan pada Senin bahwa mereka telah mengajukan gugatan terhadap Boeing. Para pilot menuduh Boeing ‘sengaja menyesatkan’ mereka terkait 737 MAX.

    Boeing 737 MAX telah dilarang terbang setelah dua kecelakaan mematikan. Hampir 350 orang tewas dalam kecelakaan di Indonesia pada Oktober 2018 dan di Ethiopia pada Maret tahun ini.

    "Kami harus dapat mempercayai Boeing untuk secara jujur ??mengungkapkan informasi yang kami butuhkan untuk mengoperasikan pesawat kami dengan aman," kata kapten Jonathan Weaks, Presiden Asosiasi Pilot Maskapai Southwest Airlines (SWAPA).

    "Dalam kasus 737 MAX, itu sama sekali tidak terjadi,” tegas Kapten Weaks, seperti dikutip AFP, Selasa, 8 Oktober 2019.

    Gugatan itu, yang diajukan di Dallas, Texas, mengatakan Boeing secara keliru menyatakan bahwa pesawat itu layak terbang.

    SWAPA mengatakan pelarangan terbang dari 737 MAX sejak Maret membatalkan lebih dari 30.000 penerbangan Southwest terjadwal. Pembatalan ini menyebabkan lebih dari USD100 juta upah hilang untuk pilot.

    Southwest adalah operator terbesar dari 737 MAX, dan pesawat mungkin tidak akan kembali mengudara melayani penumpang hingga 2020.

    Dalam kedua kecelakaan, pilot mengalami kesulitan mengendalikan pesawat begitu sistem penanganan antistall (MCAS) diaktifkan. Pilot pun dikabarkan mengalami kesulitan mengendalikan pesawat dan pada akhirnya jatuh.



    (FJR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id