Lebih dari 100 Prajurit AS Terluka Diserang Iran

    Willy Haryono - 11 Februari 2020 08:04 WIB
    Lebih dari 100 Prajurit AS Terluka Diserang Iran
    Foto udara memperlihatkan kompleks Pentagon di Washington, AS. (Foto: AFP)
    Washington: Lebih dari 100 prajurit Amerika Serikat mengalami gegar otak "ringan" dalam serangan belasan misil Iran yang diluncurkan ke markas militer di Irak bulan lalu. Jumlah korban luka jauh melebihi pengumuman awal.

    "Hingga hari ini, 109 personel militer AS didiagnosis mengalami gegar otak ringan, atau mTBI. Jumlah korban bertambah 45 dari laporan sebelumnya," ucap pernyataan resmi Kementerian Pertahanan AS atau Pentagon, dikutip dari AFP, Senin 10 Februari 2020.

    Dari total 109 korban, 76 sudah kembali bertugas seperti biasa. Sementara sisanya masih menjalani perawatan dan evaluasi.

    Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan tidak ada satu prajurit AS pun yang terluka dalam serangan di pangkalan militer Ain al-Asad di Irak barat pada tanggal 7-8 Januari. Tidak lama setelah itu, otoritas AS melaporkan adanya 11 tentara yang terluka.

    Iran meluncurkan belasan misil balistik ke Ain al-Asad sebagai balasan atas kematian jenderal Qassem Soleimani. Soleimani tewas diserang AS saat sedang berada di Baghdad, Irak, pada 3 Januari.

    Sejumlah pihak menilai Trump berusaha menurunkan ketegangan dan menghindari perang terbuka dengan mengklaim tidak adanya korban dalam serangan balasan Irak. Setelah muncul laporan bahwa sejumlah prajurit AS terluka, Trump menyebut mereka bukan mengalami gegar otak, melainkan hanya "sakit kepala" yang tidak terlalu serius.

    "Kami berterima kasih kepada para staf medis profesional yang telah merawat semua prajurit. Hampir 70 persen dari pasien sudah dibolehkan kembali bertugas," ucap sekretaris pers Pentagon, Alyssa Farah.



    (WIL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id