Kata Rachel Vennya soal Kabar Minta Sekamar dengan Pacar di Wisma Atlet

    Elang Riki Yanuar - 18 Oktober 2021 21:58 WIB
    Kata Rachel Vennya soal Kabar Minta Sekamar dengan Pacar di Wisma Atlet
    Rachel Vennya (Foto: instagram)



    Jakarta: Rachel Vennya menjawab pemberitaan yang menyebut dia meminta ditempatkan di satu kamar saat menjalani karantina di Wisma Atlet Jakarta. Selebgram ini membantah tuduhan itu.

    Rachel disebut tidak memenuhi kewajiban karantina delapan hari di Wisma Atlet setelah pulang dari Amerika. Kabar yang beredar menyebut Rachel hanya bermalam tiga hari di Wisma Atlet.

     



    Kaburnya Rachel Vennya dari karantina terungkap setelah salah satu petugas di Wisma Atlet mengungkap kejadian itu di media sosial. Rachel yang baru pulang dari Amerika disebut berencana melarikan diri dari kewajiban karantina. Namun, dia keburu ketahuan petugas sehingga pergi ke Wisma Atlet.

    Selama di Wisma Atlet, Rachel lagi-lagi bikin ulah. Dia sempat meminta satu kamar dengan pacarnya, tapi petugas melarangnya karena tidak bisa menunjukkan buku nikah. Dalam perbincangan dengan Boy William di Youtube, Rachel meluruskan berita tersebut.

    Rachel mengaku tidak menjalani protokol kesehatan berupa karantina setelah pergi dari Amerika. Sehingga dia tidak menginap di Wisma Atlet.

    "Aku enggak bisa sebutin kronologinya seperti apa, karena aku harus memberitahukan kronologinya di Polda ya Kak. Tapi aku tidak karantina sama sekali di Wisma Atlet, jadi aku tidak minta sekamar juga karena pada kenyataannya aku tidak karantina sama sekali," kata Rachel Vennya.


    Rachel Vennya Minta Maaf


    Rachel kabur dari kewajiban karantina dengan alasan ingin bertemu anak-anaknya. Dia mengakui kesalahan dan menyebut alasannya kabur tidak dapat dibenarkan.

    "Perlakuan aku ini salah dan enggak ada pembenaran sama sekali. Alasan aku juga enggak bisa dibenarkan sama sekali, alasan aku juga enggak bisa diterima tapi emang alasan aku karena aku pengen ketemu sama anak-anak tapi itu bukan alasan yang tepat," jelasnya.

    Setelah kasusnya menjadi atensi nasional, Rachel meminta maaf. Akan tetapi, dia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum. Rachel dipanggil polisi pada Kamis, 21 Oktober 2021 untuk dimintai keterangan.

    "Aku minta maaf apa pun itu alasannya. Mau aku bilang kangen sama anak-anak, aku enggak mau itu dijadiin pembenaran. Tapi saat itu kenyataannya memang seperti itu. Ini kesalahan aku sebagai as a person ya, aku salah karena aku sadarnya telat. Yang pasti aku menyesal," tutupnya.










     

    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id