Vaksin untuk Indonesia

    Slank dan Nadiem Makarim Bahas Berkah Pandemi untuk Pendidikan

    Sunnaholomi Halakrispen - 30 April 2021 21:45 WIB
    Slank dan Nadiem Makarim Bahas Berkah Pandemi untuk Pendidikan
    Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud-Ristek) Nadiem Makarim. (Foto: metro tv)



    Jakarta: Pandemi covid-19 masih terjadi, namun ada berkah di balik peristiwa tersebut. Hal ini dibahas oleh Slank bersama Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud-Ristek) Nadiem Makarim.

    "Ini salah satu hal yang walaupun pandemi, banyak musibah yang terjadi, tetapi juga ada banyak hikmah atau pelajaran," ujar Menteri Nadiem dalam program Vaksin untuk Indonesia Metro TV, Jumat, 30 April 2021.






    "Jadi jumlah orang tua yang menyadari 'wah peran saya ini penting loh ternyatabdi pendidikan anak saya. Ternyata saya harus terlibat'. Berapa sih dari kita yang punya anak yang sekarang baru pertama kali belajar dari kurikulum dan video-video? Saya juga ngikut," tambahnya.

    Meskipun sebagai Mendikbud-Ristek, Nadiem menyatakan bahwa dirinya juga adalah orang tua yang ikut turun tangan mendampingi anaknya selama pandemi covid-19. Nadiem memiliki tiga balita, yang mengharuskannya belajar menjadi guru PAUD di rumah untuk ketiga anaknya.

    Ia menekankan, pandemi ini terpaksa membangkitkan kesadaran, serta untuk ikut terlibat dalam dunia pendidikan. Dalam hal ini, dialami oleh para orang tua dan guru. Menurutnya, keterlibatan orang tua selama mendampingi anak belajar di rumah telah memunculkan kesadaran baru.

    "Guru-guru juga punya kesadaran baru bahwa 'eh orang tua itu adalah mitra kita loh. Saya sangat butuh mereka untuk mendukung ini'. Bagi siapa pun yang mempunyai anak, langsung menyadari betapa beratnya ini untuk anak kita," paparnya.

    "Tidak bertemu sama teman dan guru. Kita kapan sih pernah dengar anak-anak rindu sama guru sebelum ada pandemi? Itu kan jarang sekali. Sekarang banyak yang merasa rindu dengan guru-guru dan sekolah mereka," pungkasnya.

    Vaksin untuk Indonesia


    Sementara itu, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental.

    Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus". Tetapi, juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat," terang drummer Slank, Bimbim.

    "Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," tambahnya.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.

     

    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id