Desainer Adjie Notonegoro Ungkap Awal Mula Pindah Agama

    Cecylia Rura - 06 Oktober 2020 19:41 WIB
    Desainer Adjie Notonegoro Ungkap Awal Mula Pindah Agama
    Adjie Notonegoro (Foto: Youtube Melaney Ricardo)
    Jakarta: Desainer Adjie Notonegoro kini mengimani keyakinan Kristen. Perpindahan keyakinan itu diceritakan Adjie ketika menjadi bintang tamu di YouTube Melaney Ricardo. Dia merasa sedih ketika berbicara tentang Tuhan.

    "Sedih itu dalam arti bahagia. Bahwa sekarang, pilihan saya itu tidak salah. Dan saya merasa betul-betul diselamatkan dalam usia saya yang tidak muda tapi dalam 3 tahun yang lalu saya akhirnya pilih Juru Selamat saya," kata desainer berusia 60 tahun itu, dikutip Selasa 6 Oktober 2020.

    Sebelum memutuskan menganut agama Kristen, Adjie Notonegoro mengaku telah melalui pasang surut kehidupan. Seperti berkecukupan dan ketika masuk penjara tersandung kasus.

    Ketika berada di penjara 3 bulan 10 hari, Adjie Notonegoro banyak didoakan dan diurapi sahabat. Dia mengenang satu kejadian dihampiri Tuhan.

    "Pada saat itu, saya pada tanggal 12 Desember 2014, saya bermimpi saya lagi duduk kok di belakang saya ada suatu terang yang sangat terang, begitu saya nengok ke belakang dari sebelah kanan saya, saya enggak bisa nengok saking terangnya mata saya sampai sakit," kata Adjie.

    Dua pekan setelahnya, 24 Desember merupakan malam Natal. Adjie kembali bertemu dan diberi mandat mendamaikan dunia.

    "Tugasmu adalah mendamaikan seluruh saudara-saudaramu yang ada di bumi raya ini," cerita Adjie Notonegoro kepada Melaney Ricardo.

    Setelah melalui mimpi tersebut, Adjie Notonegoro harus menemui anak-anaknya. Ada ketakutan yang dirasakan Adjie kepada anak-anaknya. Namun, Adjie justru mendapat sambutan baik.

    "Begitu saya ngomong dengan anak-anak saya, anak-anak saya tahu ngapain? Give me five, pa. It's okay, pa, no problem, sama aja," kata Adjie.

    "Anak-anak menerima?" tanya Melaney.

    "Yes, dan besoknya saya ketemu dengan sahabat saya, saya bilang, eh, I'm Christian now. Saya bilang," kenang Adjie.

    Dalam 3,5 bulan, Adjie Notonegoro mengaku menyelesaikan bacaan kitab Kejadian hingga Wahyu. Adjie kemudian meminta ingin dibaptis. Saat itu ada Pendeta Edy Sapto.

    Untuk mendalami ajaran Kristen, Adjie harus melalui proses belajar 9 bulan. Baginya itu terlalu lama. Edy Sapto lalu memberi opsi kilat dalam 10 hari dengan syarat.

    "Ada 10 hari, tapi kamu sanggup enggak dari jam 1 siang sampai jam 3 pagi, kamu enggak boleh absen," cerita Adjie menirukan ucapan Edy Sapto.

     

    (ELG)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id