Agnez Mo Ikut Bantu Pekerja Seni Terdampak Covid-19

    Elang Riki Yanuar - 29 April 2021 12:13 WIB
    Agnez Mo Ikut Bantu Pekerja Seni Terdampak Covid-19
    Penyaluran secara simbolik 1.000 paket sembako untuk pekerja industri hiburan (Foto: eventori)



    Jakarta: Agnez Mo menggelar buka puasa bersama platform industri hiburan yang dia dirikan, Eventori. Dalam acara itu, Agnez dan Eventori menyalurkan secara simbolik 1.000 paket sembako untuk pekerja industri hiburan Tanah Air di sejumlah kota.

    Acara pemberian bantuan turut dihadiri Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate dan Menteri Perdagangan RI periode 2016-2019 Enggartiasto Lukita. Penyaluran bantuan tersebut bekerjasama dengan komunitas dan organisasi Ikatan Manajer Artis Indonesia (IMARINDO) serta komunitas pelaku EO Backstagers Indonesia dan Stage Management Indonesia (STAMINA).






    "Ini yang kedua kali kami laksanakan. Tahun lalu kami juga mengadakan pembagian bingkisan dengan tema 'Solidaritas Anak Event'. Alhamdulillah, tahun ini kami dapat melaksanakan dalam jumlah yang lebih besar," ujar Rio Abdurrachman, CEO Eventori dalam keterangan tertulisnya.

    Para pekerja industri hiburan memang salah satu bidang yang terkena dampak pandemi covid-19. Di sektor industri pertunjukan dan EO banyak pekerja lepas yang sangat tergantung pada proyek sementara selama masa pandemi, bisa dibilang bisnis konser dan EO tiarap.

    "Solidaritas ini sifatnya sementara saja. Yang kami harapkan, vaksinasi dapat terlaksana secara luas, sehingga banyak industri bangkit kembali, termasuk industri hiburan, sehingga banyak pekerja yang dapat kembali terlibat," kata Rio.

    Selain pekerja industri hiburan, mereka juga memberikan bingkisan secara simbolik santunan ke anak yatim piatu di Jabodetabek. Ketua Umum IMARINDO Nanda Persada menyambut baik aksi solidaritas yang digelar Eventori. Menurutnya, kolaborasi memang merupakan spirit di industri hiburan.

    "Walau kadang-kadang kita bersaing secara bisnis, tapi semangat utama di industri hiburan ya kolaborasi. Kita biasa kok 'lempar-lemparan' pekerjaan cuma lewat WA atau telepon. Atau, minta tolong pas ada satu bagian dari satu pekerjaan yang kita enggak bisa kerjain sendiri, kita oper ke teman-teman. Saya senang sekali bisa jadi bagian dari aksi solidaritas pelaku industri hiburan yang digalang Eventori," kata Nanda.

    Dalam acara ini Agnez Mo juga menyerahkan cover novel grafis Don’t Wake Up Kementrian Komunikasi dan Informatika. Komik ini terinspirasi dari video klip lagu Agnez yang berjudul "Long As I Get Paid".

    Platform kolaborasi industri hiburan Eventori berdiri pada 2 Februari 2020. Saat ini sudah 1.800 talenta dan vendor industri hiburan terdaftar di booking platform Eventori. Platform ini juga telah mengantarkan tiga penyanyi memasuki industri rekaman.

    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id