Cerita Gofar Hilman Pernah Jadi Kurir Narkoba Ketika SD

    Dhaifurrakhman Abas - 01 Juli 2020 12:09 WIB
    Cerita Gofar Hilman Pernah Jadi Kurir Narkoba Ketika SD
    Gofar Hilman (Foto: Medcom/Abas)
    Jakarta: Penyiar Radio Gofar Hilman mengaku pernah menjadi kurir narkoba ketika masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Hal itu terjadi karena pergaulannya yang luas sejak kecil.

    "Waktu SD gue main sama anak kuliah. Abang-abangan gue ini yang ngajarin gue sama punk dan hardcore. Kalau enggak salah tahun 1993-1994, waktu gue SD. Mereka ini junky parah. Diajarin nyuntik ke dia," kata Gofar, melalui kanal YouTube Kompascom Reporter on Location, dikutip Rabu 1 Juli 2020.

    Gofar mengatakan, saat itu dirinya tak mengetahui apa yang dilakukannya melanggar hukum. Dia bahkan tak tahu sedang bertransaksi narkoba untuk teman-temannya yang sudah dewasa.

    "Awal-awal jadi kurir gue enggak tahu kalau putau itu narkoba. Lo bayangin gue sudah diajarin jadi narcos, jadi kurir narkoba. Gue sudah tahu cara suntik," papar Gofar.

    Gofar merasa hal yang dilakukannya salah ketika melihat efek langsung dari narkoba yang digunakan teman-temannya. Efek narkoba membuat emosi teman-temannya tak stabil hingga berprilaku bak kriminal.

    "Gue melihat efeknya kok mereka senang ketika pakai narkoba. Habis itu mereka marah-marah mulu. Kayak kriminal, jual-jual barang, nyolong-nyolong pagar buat dikiloin. Semenjak itu gue enggak mau," kenang Gofar.

    Gofar mantap menjauh dari narkoba ketika mendapat kabar dua teman dewasanya tersebut tewas akibat barang haram tersebut. Ini menyusul pengetahuannya terkait narkoba merupakan zat berbahaya yang tak boleh dimiliki sembarangan orang.

    "Ketika abang-abangan gue meninggal, menyadarkan gue bahwa narkoba merenggut (nyawa) orang yang gue sayangin banget," papar dia.

    Semenjak itu Gofar berjanji tak mau berurusan dengan narkoba. Hal itu berlangsung hingga hari ini.

    "Gue berjanji sampai kapanpun enggak mau menyentuh narkoba. Sampai sekarang gue tidak pernah tertarik cobain narkoba. Even itu pil. Karena gue sudah dikasih lihat keburukannya itu sejak SD, sejak dini banget," tandas dia.



     



    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id