Pinkan Mambo Bantah Terlibat Investasi Bodong MeMiles

    Amaluddin - 20 Januari 2020 23:46 WIB
    Pinkan Mambo Bantah Terlibat Investasi Bodong MeMiles
    Pinkan Mambo usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus investasi bodong MeMiles di Mapolda Jatim. (Medcom.id/Amal).
    Surabaya: Pinkan Mambo menyatakan dirinya tidak terlibat terkait kasus investasi bodong MeMiles. Meski demikian, Pinkan mengakui pernah mengisi acara MeMiles sebagai penyanyi pada 15 Desember 2019 lalu.

    "Saya tidak terlibat, karena saya datang ke acara MeMiles diminta untuk menyanyi sebagai pengisi acara, itu doang. Makanya saya datang ke sini dipanggil sebagai saksi," kata Pinkan, usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus investasi bodong MeMiles, di Mapolda Jatim, di Surabaya, Senin, 20 Januari 2020.

    Pinkan mengungkapkan jika dirinya sempat ditawari untuk menjadi member MeMiles. Namun, Pinkan mengaku tidak tertarik sehingga menolak tawaran tersebut.

    "Saya sudah ditawari berkali-kali jadi member, tapi saya tidak pernah mau, karena kan tidak jelas gitu kan, ya saya tolak," kata Pinkan.

    Pinkan berharap masyarakat berhati-hati jika hendak berinvestasi, apalagi dengan adanya iming-iming menggiurkan. Sebaiknya, kata Pinkan, masyarakat menelisik lebih detail legalitas investasi sebelum ikut bergabung. "Jadi kita harus pintar-pintar kalau ikut bisnis. Saya ditawarin ndak pernah mau," ujarnya.

    Pinkan hadir di Mapolda Jatim sejak pukul 05.30 WIB. Padahal, panggilan untuk pemeriksaan dijadwalkan pukul 09.00 WIB. Hal ini karena Pinkan tidak bisa terlalu lama meninggalkan anak-anaknya.

    "Saya minta buruan pagi-pagi, karena jagain anak-anak di rumah, saya minta kalau bisa cepetan ya, jadinya sudah duluan, dan tadi dari jam 07.00 WIB sudah mulai diperiksa," ujarnya.

    Sebelum Pinkan Mambo, polisi juga telah memeriksa sejumlah artis beberapa waktu lalu, yakni penyanyi Eka Deli Mardiana dan Marcello Tahitoe alias Ello. Selain memeriksa artis, polisi juga menjadwalkan memeriksa keluarga cendana pekan depan, diduga terlibat kasus investasi bodong MeMiles. Dia berinisial AHS.

    Hingga saat ini, Polda Jatim telah menetapkan lima tersangka kasus investasi bodong MeMiles. Yaitu KTM, FS, ML, PH, dan W. Melalui investasi ilegal ini, para tersangka berhasil merekrut sebanyak 264.000 member. Dalam jangka waktu delapan bulan, bisnis ini mampu meraup omset sebesar Rp750 miliar. Padahal Memiles diketahui tak mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

    Dari pengungkapan itu, polisi mengamankan barang bukti uang sekitar Rp122,3 miliar, 18 unit mobil, dua unit sepeda motor, dan beberapa barang berharga lainnya. Tersangka dijerat Pasal 160 jo 24 ayat 1 UU No. 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan. Pasal 46 ayat 1 UU No. 10 Tahun 1998 tentang Perbankan.


     



    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id