Khawatir Ditiru Orang, Buku Diet Tya Ariestya Dikecam

    Sunnaholomi Halakrispen - 04 Maret 2021 14:41 WIB
    Khawatir Ditiru Orang, Buku Diet Tya Ariestya Dikecam
    Tya Ariestya (Foto: instagram)



    Jakarta: Aktris Tya Ariestya berhasil menurunkan 25 kilogram berat badannya dan dijelaskan dalam sebuah buku. Meskipun sesuai anjuran dokter yang mengatur kebutuhan nutrisi Tya, namun fitness influencer Yulia Baltschun, khawatir netizen mengikutinya.

    Awalnya, ia tidak mau terlalu peduli dengan perbincangan orang. Namun, ia mendapatkan pesan dari sejumlah orang yang menekuni ilmu diet dan paham tentang gizi, yang geram dengan penjelasan dalam buku tersebut.






    Yulia pun menbaca thread komunitas gizi di Twitter. Setelahnya, ia mengaku geram. Ia bahkan menuliskan bahwa diet Tya Ariestya sebaiknya di-blacklist. Sebab, menurut Yulia, ada sejumlah informasi yang salah di dalam pedoman diet yang dilakukan Tya, yang justru berbahaya.

    "Aku lumayan kesal sih. Ini sudah enggak bisa didiami lagi. Harusnya ada di bawah kementerian yang menindak hal ini (pedoman resmi tentang diet sehat)," ucap finalis Masterchef Indonesia 4 ini melalui video yang diunggah di Instagramnya.

    Salah satu hal yang keliru dari isi buku itu ialah tidak mengonsumsi sayuran. Bahkan, dinyatakan bahwa sayuran berisiko menghambat proses menurunkan berat badan. Kemudian, jumlah kalori yang dikonsumsi sangat kecil, sekitar 400 kalori sehari.

    Spesialis diet bersertifikat ini menekankan, dirinya tidak membenci Tya Ariestya secara pribadi atau kalangan haters. Namun, ia khawatir para pembaca buku itu percaya sepenuhnya dengan setiap menu yang dikonsumsi Tya, kemudian mengikutinya sebagai pedoman diet.

    "Itu mah benar-benar berdasarkan keputusan pribadi, dibikin buku. Itu sebenarnya enggak bisa dijadikan buku. Karena kalau buku itu harus berlaku untuk semua orang," jelasnya.

    "Ada ditulis kalau ini tuh sebenarnya khusus, specifically dibikin khusus untuk Teteh Tya saja, jadi bukan untuk diikuti publik. Kalau bukan untuk diikuti publik ngapain di print di buku, dijual, sudah jelas-jelas bakal diikutin. Itu enggak masuk akal," paparnya.

    Menurut Yulia, publikasi penjelasan diet ekstrem adalah hal yang keliru, bahkan tergolong kejam. Padahal, pola diet setiap orang tidak sama, karena berdasarkan kebutuhan nutrisi masing-masing tubuh.

     

    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id