Bincang Seru Slank dengan Menteri Nadiem, Guru Terhebat Harus Dapat Insentif

    Sunnaholomi Halakrispen - 04 Mei 2021 17:07 WIB
    Bincang Seru Slank dengan Menteri Nadiem, Guru Terhebat Harus Dapat Insentif
    Slank dan Nadiem Makarim (Foto: dok. metro tv)



    Jakarta: Grup band Slank berbincang seru dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud-Ristek) Nadiem Makarim. Salah satu topik perbincangan mereka ialah mengenai target pendidikan merata di seluruh pelosok Tanah Air.

    Menteri Nadiem menekankan bahwa harus dibangunnya pendidikan secara merata di seluruh pelosok negeri. Dalam hal ini, termasuk di pelosok yang terpencil.






    "Tapi kalau yang kita lihat, potret pendidikan di Indonesia bagian Timur, bisa dikatakan fasilitas pendidikan di sana masih kurang dibandingkan di kota besar. Menurut Mas Menteri bagaimana?" tanya gitaris Slank, Abdee, dalam program Vaksin untuk Indonesia Metro TV.

    "Saya sudah mutar-mutar, jadi sudah melihat berbagai macam pola-pola sistem pendidikan di berbagai provinsi dan daerah. Dan yang saya observasi adalah kesenjangan itu benar-benar sesuatu yang harus menjadi prioritas," jawab Nadiem.

    Ia menjelaskan bahwa yang sudah sering dibahas ialah terkait kesenjangan teknologi. Lantaran demikian, ia bekerja sama dengan Menkominfo (Menteri Komunikasi dan Informatika) Johnny G. Plate.

    "Alhamdulillah dengan dukungan Menkominfo, jaringan-jaringan sekolah menjadi prioritas untuk menutup tempat-tempat yang enggak ada blind spot internet. Di luar itu, untuk menutup kesenjangan ini ujung-ujungnya selalu guru," paparnya.

    "Bagaimana kita bisa memastikan bahwa guru-guru penggerak kita terdistribusi secara rata, sekolah-sekolah penggerak kita terdistribusi secara rata. Dan harus ada insentif untuk guru-guru terhebat kita yang ngajar di tempat yang paling sulit di pelosok-pelosok. Harus ada insentif yang baik," pungkasnya.

    Vaksin untuk Indonesia


    Sementara itu, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental.

    Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus". Tetapi, juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat," terang drummer Slank, Bimbim.

    "Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," tambahnya.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.

     

    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id