Memorabilia Michael Jackson Disingkirkan dari Museum Anak-anak

    Purba Wirastama - 19 Maret 2019 08:00 WIB
    Memorabilia Michael Jackson Disingkirkan dari Museum Anak-anak
    Michael Jackson (Foto: Getty Images)
    Indiana: Tiga barang peninggalan mendiang Michael Jackson disingkirkan dari museum anak-anak Children's Museum di kota Indianapolis, AS. Seperti yang telah dilakukan sejumlah pihak, museum ini meninjau kembali relasi mereka dengan Raja Pop tersebut setelah film dokumenter Leaving Neverland dirilis. 

    Leaving Neverland adalah film dokumenter terbaru berdurasi empat jam yang dirilis di HBO pada 3-4 Maret 2019. Dua subyek film ini, Wade Robson dan James Safechuck, bercerita bagaimana mereka, ketika masih anak-anak, telah menjadi korban kekerasan seksual Michael selama beberapa tahun. 

    Film ini membuka kembali kasus yang sebetulnya sudah ramai dibicarakan sejak 1990-an. Kasus ini juga sempat diusut aparat, tetapi ditutup karena tidak ada bukti yang kredibel. Kala itu, Wade dan James juga sempat menjadi saksi, tetapi secara formal memberikan pembelaan kepada Michael. 

    Menurut laporan media lokal Indystar.com, tiga barang yang disingkirkan oleh pengelola Children's Museum adalah topi fedora, sarung tangan, serta sebuah poster Michael Jackson. 

    Topi fedora dan sarung tangan itu, yang dibeli dari sebuah lelang di New York pada 2017, semula dipamerkan di bagian American Pop. Poster Michael semula dipamerkan di bagian Power of Children sebagai penghargaan kepada Ryan White, remaja yang kena diagnosa AIDS setelah mendapat transfusi darah dan meninggal pada 1990. 

    Chris Carron, kepala koleksi museum, menyatakan bahwa pihakya hanya ingin memamerkan sesuatu yang punya hubungan dengan orang-orang terkenal dengan karakter moral baik.

    "Ketika kami menyusun pameran, kami melihat barang-barang dan hubungan mereka dengan orang-orang terkenal. Tentu saja, kami ingin menunjukkan cerita kepada para pengunjung kami tentang orang-orang dengan karakter moral yang baik," kata Chris seperti dikutip Indystar.

    Dua pekan lalu, sejumlah stasiun radio di Selandia Baru dan Kanada menarik lagu-lagu Michael dari daftar putar lagu siaran mereka. Alasannya sama, yaitu setelah Michael menjadi subyek kontroversi lewat dokumenter tersebut. Empat stasiun radio di antaranya adalah Radio NZ (radio publik), NZME, jaringan radio MediaWorks Radio, serta jaringan radio Cogeco. 

    Leon Wratt dari MediaWorks menyebut bahwa mereka hanya memutarkan musik yang "ingin didengarkan orang-orang." Radio NZ hanya mau akan memutarkan lagu Michael jika itu menjadi bagian dari berita atau siaran opini. 

    Sementara itu, film dokumenter Leaving Neverland akan beredar secara global setelah distributor Kew Media Group menjual hak edar film ini ke 130 teritori. Film ini disiarkan perdana di Channel 4 Inggris dan HBO. 

    Sejumlah media siaran yang akan menayangkan, menurut laporan Deadline, antara lain ProSiebenSat.1 Group (Jerman), Network Ten (Australia), HBO Amerika Latin, HBO Eropa Tengah, DR (Denmark), VPRO (Belanda), SVT (Swedia), Channel One dan Amedia TV (Rusia), dan VRT (Belgia).

    Lalu ada Fox Networks Group Asia, Front Row Filmed Entertainment (Timur Tengah), RUV (Islandia), M6 (Prancis), Movistar+ (Spanyol), TVNZ (Selandia Baru), Yes (Israel), dan YLE (Finlandia). 
     



    (ASA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id