Terungkap, Ini Alasan Anji Gunakan Ganja

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 16 Juni 2021 18:17 WIB
    Terungkap, Ini Alasan Anji Gunakan Ganja
    Anji (Foto: instagram)



    Jakarta: Musikus Anji kini resmi ditetapkan sebagai tersangka penyalahgunaan narkotika jenis ganja. Eks vokalis band Drive itu pun sudah mengungkap alasan menggunakan barang haram tersebut.

    Berdasarkan pengakuan kepada polisi, pemilik nama Erdian Aji Prihartanto (EAD) mengaku mengonsumsi ganja untuk berkarya.
     
    "Menurut yang bersangkutan, itu digunakan untuk bisa rileks, untuk bisa produktif, mungkin dari hal-hal yang bersangkutan sebagai seorang seniman," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo di Mapolres Metro Jakarta Barat, Rabu, 16 Juni 2021.
     
    Ady menuturkan Anji menggunakan ganja sejak September 2020. Namun, pelantun lagu “Dia” itu disebut tidak rutin mengonsumsi barang haram itu.

     



    "Jadi, memang menurut pengakuannya baru dua kali. Tidak rutin setiap hari," ungkap Ady.
     
    Anji, kata dia, mengonsumsi ganja di berbagai tempat. Salah satunya di studio rekaman di Cibubur, Jakarta Timur, dan rumahnya di Bandung, Jawa Barat.
     
    Anji ditangkap di studio rekaman di Cibubur pada Jumat malam, 11 Juni 2021. Anji positif mengonsumsi ganja berdasarkan hasil tes urine. Polisi menyita 30 gram ganja di Cibubur dan Bandung.
     
    Dia telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia ditahan di rumah tahanan Mapolres Metro Jakarta Barat.
     
    Anji dikenakan Pasal 127 ayat 1 dan Pasal 111 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pasal 127 ayat 1 menyebutkan setiap orang penyalahgunaan narkotika golongan I bagi diri sendiri dipidana dengan pidana penjara paling lama empat tahun.
     
    Pasal 111 ayat 1 menyebutkan setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum, menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika golongan I dalam bentuk tanaman dipidana dengan pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp800 juta dan paling banyak Rp8 miliar.
     

    (ACF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id