Rektor UI Rangkap Jabatan, Ini Komentar Ernest Prakasa

    Cindy - 22 Juli 2021 10:16 WIB
    Rektor UI Rangkap Jabatan, Ini Komentar Ernest Prakasa
    Artis Ernest Prakasa. Twitter



    Jakarta: Polemik Rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro yang rangkap jabatan sebagai wakil komisaris di Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjadi perbincangan di dunia maya. Polemik ini menyita perhatian publik karena mendapat restu dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

    Jokowi seolah memberi restu dengan menerbitkan peraturan baru yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 75 Tahun 2021 menggantikan PP Nomor 68 Tahun 2013 tentang Statuta UI. Isinya memperbolehkan rektor UI rangkap jabatan. 

     



    Fenomena ini sontak menjadi bahan olok-olokan publik, tak terkecuali dari Artis Ernest Prakasa. Dia ikut mengomentari tindakan yang dilakukan Rektor UI tersebut. 

    "Rangkap jabatan rektor UI = mencoreng wajah pemerintah = menyabotase wibawa mereka dalam segala hal termasuk manajemen pandemi," tulis Ernest lewat Twitter pribadinya @ernestprakasa, Kamis, 22 Juli 2021. 

    Cuitan itu sudah dibagikan 982 kali dan disukai 6.271 orang. Sejumlah warganet setuju dengan perkataan Ernest Prakasa. 

    Baca: Polemik Rangkap Jabatan, Rektor UI Trending di Twitter

    "Setuju sih ko, heran sih. Masalah pandemi enggak kelar malah ngurusin rangkap jabatan. Seolah pandemi sendiri enggak penting oleh pemerintah. Masih bisa ngurus hal-hal lain," tulis @Dailymen1. 

    "Setuju banget koh sama narasinya. Terlebih di kondisi kayak gini kita diminta untuk mengurangi mobilitas. Sedangkan mereka tengah sibuk membangun kekuasaan. Apakah ini yang disebut memanfaatkan kondisi?," tulis @A_Jilham. 

    "Berita begini menyedihkan banget di saat pemerintah berjibaku mengatasi pandemi. Atau sama pejabat pemerintahan kita menganggap covid ini hal yang biasa-biasa saja sehingga hal yang enggak penting diurusin?" tulis @Rasakimura.

    "Membuat kebijakan untuk mengatasi pandemi setengah hati, membuat kebijakan untuk melindungi kroni sepenuh hati," tulis @SWandriyo. 

    "Mencoreng nama pendidikan, dimana seharusnya pendidikan netralitas, UI kita sudah bukan UI yang dulu. Sebanyak ini rakyat Indonesia masa tidak ada yang layak jadi komisaris, enak banget aturan kaya karet disesuaikan dengan yang pakai aturan," tulis @kazenotaichu. 

    (MBM)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id