Cerita Haru Raditya Dika Soal Korona

    Dhaifurrakhman Abas - 23 Maret 2020 12:40 WIB
    Cerita Haru Raditya Dika Soal Korona
    Raditya Dika (Foto: Instagram @raditya_dika)
    Jakarta: Aktor dan penulis, Raditya Dika, membagikan kabar duka di media sosial Instagramnya, Minggu 22 Maret 2020. Salah satu rekannya meninggal karena terinfeksi virus korona.

    "Jam 4 pagi tadi salah satu teman seangkatan saya di SMU 70 dulu telah meninggal dunia karena COVID 19 . Umurnya masih 34 tahun , orangnya baik dan pintar," kata Raditya, melalui Instagram @raditya_dika miliknya.

    Raditya tidak membeberkan identitas rekannya itu. Namun, kata Radit, dia merupakan salah satu dokter yang bertugas menangani pasien terdampak korona.

    "Kebetulan teman saya adalah seorang dokter dan terpapar saat bertugas," ujar dia.

    Raditya mengatakan pandemi virus korona tak bisa dianggap remeh. Sebab itu, dia mengimbau masyarakat melakukan pencegahan penularan dengan social distancing dan isolasi diri di rumah

    "Teman-teman, virus ini serius. Jangan diremehkan. Jaga diri baik-baik. Semua orang bisa kena dan jadi korban . Please kalau memang bisa, di rumah aja," ucapnya.

    Dia juga meminta masyarakat bergotong-royong membantu memerangi korona. Salah satu yang bisa dilakukan dengan menyalurkan donasi yang didistribusikan untuk membeli alat-alat dan keperluan untuk tenaga medis.

    "Bantu juga donasi untuk alat pelindung diri di saluran yang dipercaya untuk para tenaga kesehatan yang bertugas. Jangan timbun masker, sarung tangan. Mereka lebih butuh itu semua daripada kita  Stay safe semuanya," tandas dia.

    ? Aktor dan penulis, Raditya Dika, membagikan kabar duka di media sosial Instagramnya, Minggu 22 Maret 2020. Salah satu rekannya meninggal karena terinfeksi virus korona.

    "Jam 4 pagi tadi salah satu teman seangkatan saya di SMU 70 dulu telah meninggal dunia karena COVID 19 . Umurnya masih 34 tahun , orangnya baik dan pintar," kata Raditya, melalui Instagram @raditya_dika miliknya.

    Raditya tidak membeberkan identitas rekannya itu. Namun, kata Radit, dia merupakan salah satu dokter yang bertugas menangani pasien terdampak korona.

    "Kebetulan teman saya adalah seorang dokter dan terpapar saat bertugas," ujar dia.

    Raditya mengatakan pandemi virus korona tak bisa dianggap remeh. Sebab itu, dia mengimbau masyarakat melakukan pencegahan penularan dengan social distancing dan isolasi diri di rumah

    "Teman-teman, virus ini serius. Jangan diremehkan. Jaga diri baik-baik. Semua orang bisa kena dan jadi korban . Please kalau memang bisa, di rumah aja," ucapnya.

    Dia juga meminta masyarakat bergotong-royong membantu memerangi korona. Salah satu yang bisa dilakukan dengan menyalurkan donasi yang didistribusikan untuk membeli alat-alat dan keperluan untuk tenaga medis.

    "Bantu juga donasi untuk alat pelindung diri di saluran yang dipercaya untuk para tenaga kesehatan yang bertugas. Jangan timbun masker, sarung tangan. Mereka lebih butuh itu semua daripada kita  Stay safe semuanya," tandas dia.
     



    (ASA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id