Aturan Makan 30 Menit Jadi Bahan Lelucon Ernest Prakasa

    Patrick Pinaria - 22 Juli 2021 10:50 WIB
    Aturan Makan 30 Menit Jadi Bahan Lelucon Ernest Prakasa
    Ernest Prakasa (Foto: Medcom)



    Jakarta: Pemerintah Indonesia merencanakan untuk melonggarkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat pada 26 Juli, andai kasus covid-19 mengalami penurunan. Salah satu kebijakan yang akan dilonggarkan adalah aturan di tempat makan. Para pemilik tempat makan diizinkan melayani makan di tempat (dine in) dengan maksimal waktu 30 menit.

    Rencana pelonggaran di tempat makan tersebut lantas mendapat banyak perhatian di dunia maya. Tak terkecuali pelawak tunggal alias komika Tanah Air Ernest Prakasa. Melalui akun Twitter miliknya, ia menilai aturan makan di tempat 30 menit tersebut menjadi kabar buruk buat pemilik warung makan.

     



    "Berita buruk bagi para pemilik warung makan yang HP-nya belum ada fitur timer," cuit Ernest.

    Cuitan Ernest pun mendapat beragam reaksi dari netizen. Tak jarang yang memberikan komentar-komentar lucu mengenai pendapat aktor film Cek Toko Sebelah itu.

    "Lagi asik-asik makan tiba-tiba pedagangnya teriak 'Waktu kalian makan tersisa 10 menit lagi, ayo buruan keburu pol pp dtg!!' Auto berasa lagi ikut masterchep tapi versi makannya," kata akun @gilangwijayas.

    "Kabar buruk juga buat yg klo makan sambil scroll IG atau Twitter + makan nya lama , belom beres udh di angkat tuh Piring 'padahal udh nyisain yg enak di makan terakhir'," tulis @adepurwanto_.

    Pemerintah resmi memperpanjang PPKM darurat hingga 25 Juli. Kepastian perpanjangan tersebut diumumkan oleh Presiden Joko Widodo dalam konferensi pers virtual pada Selasa 20 Juli malam hari WIB.

    Pada kesempatan itu, Jokowi juga menjanjikan pelonggaran PPKM darurat per 26 Juli, namun dengan syarat tren kasus covid-19 menurun. Selain aturan tempat makan, ia memastikan ada pelonggaran aturan di beberapa sektor seperti pasar tradisional.

    Nantinya, pemerintah juga akan mengganti istilah PPKM darurat juga menjadi PPKM level 3-4. Pergantian istilah tersebut sudah diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) Nomor 22 Tahun 2021. Regulasi itu ditandatangani Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada 20 Juli. 

    (MBM)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id