Kata Pengacara soal Kekecewaan Jerinx Dipenjara karena UU ITE

    Dhaifurrakhman Abas - 13 Agustus 2020 14:05 WIB
    Kata Pengacara soal Kekecewaan Jerinx Dipenjara karena UU ITE
    Jerinx (Foto: instagram)
    Jakarta: Kuasa hukum, Wayan Gendo Suardana, tak menjawab apakah Jerinx kecewa atau tidak ketika ditahan di Mapolda Bali terkait kasus pencemaran nama baik dan ujaran kebencian terhadap Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di media sosialnya. Dia meminta masyarakat yang menilai.

    "Saya rasa saya tidak perlu menjawab itu. Karena lagi-lagi soal kewenangan. Dan paling penting bagi kami klien kami siap. Dan soal kecewa atau tidak kami serahkan kembali ke masyarakat," kata Gendo ketika ditemui di Mapolda Bali, Rabu 12 Agustus 2020.

    Dia meminta masyarakat memikirkan apakah proses hukum tepat digunakan kepada orang yang mengkritik. Meskipun dalam kritikannya Jerinx melontarkan kalimat yang dianggap melanggar aturan Undang-Undang ITE dan KUHP.

    "Kalaupun ada presepsi bahwa itu menghina atau diksi tidak mengenakkan, bukankah kemudian bahwa diksi itu yang harus diselesaikan bukan dengan Undang-Undang ITE yang karet atau urusan kepolisian?" papar dia.

    Lebih lanjut, Gendo mengatakan kliennya itu akan ditahan di Polda Bali dalam 20 hari ke depan. Tim kuasa hukum akan berupaya semaksimal mungkin dalam memenuhi upaya penangguhan penahanan Jerinx sesuai prosedur hukum yang berlaku.

    "Kami tetap menggunakan segala upaya hukum yang tersedia termasuk mengajukan penangguhan penahanan," tanda Gendo.

    Polda Bali telah melakukan penahanan terhadap penabuh drum Superman is Dead (SID) I Gede Ari Astana alias Jerinx hari ini, Rabu 12 Agustus 2020. Hal ini terkait kasus pencemaran nama baik terhadap Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di media sosialnya. Jerinx menyebut IDI sebagai kacung WHO.

    Adapun Jerinx dijerat Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45A ayat (2) dan/atau Pasal 27 ayat (3) Juncto Pasal 45 ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik dan/atau pasal 310 KUHP dan atau pasal 311 KUHP. Dia terancam hukuman 6 tahun penjara.

    (ELG)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id