Komentar Lukman Sardi terkait Kasus Narkoba Dwi Sasono

    Dhaifurrakhman Abas - 01 Juni 2020 15:26 WIB
    Komentar Lukman Sardi terkait Kasus Narkoba Dwi Sasono
    Lukman Sardi (Foto: MI)
    Jakarta: Aktor Lukman Sardi berkomentar atas penangkapan Dwi Sasono karena penyalahgunaan narkoba. Dia melihat ini adalah perjalanan hidup yang memberi pelajaran bagi kita semua.

    "Be strong bro and ini adalah sebuah perjalanan hidup yang harus dihadapi dan menjadi sebuah pelajaran berharga untuk kita semua," kata Lukman, melalui Instagram @lukmansrd, dikutip Senin 1 Juni 2020.

    Dia juga mendoakan agar keluarganya diberikan ketabahan dalam melewati cobaan yang tengah dihadapi. Lukman meminta keluarganya memasrahkan diri terhadap sang pencipta.

    "Berdoa pada-Nya adalah sumber kekuatan, Love you bro. Peluk erat untuk @widimulia dan anak-anak," tandas Lukman.

    Aktor Dwi Sasono dicokok polisi akibat penyalahgunaan narkoba pada Selasa 26 Mei 2020. Hal ini bermula dari laporan warga terkait adanya transaksi mencurigakan di kawasan Jakarta Selatan.

    "Dari laporan masyarakat yang dilanjutkan penyelidikan bahwa ada seseorang yang sekarang jadi DPO, inisial C yang sering mengedarkan narkoba jenis ganja," ujar Yusri.

    Tim dari satuan reserse narkoba Polres Jakarta Selatan kemudian diturunkan buat menelusuri laporan warga. Polisi kemudian memetakan adanya transaksi narkoba dan mendapati Dwi Sasono menjadi salah satu nama yang terlibat di dalamnya.

    "Kami sudah mengintai tersangka. Pada tanggal 26 Mei, sekitar pukul 20.00 WIB, kami melihat yang bersangkutan mengirim barang tersebut kepada tersangka DS (Dwi Sasono) yang sekarang kita tangkap," papar Yusri.

    Yusri memaparkan, pihaknya kemudian bergerak cepat dan segera mencokok aktor 40 tahun tersebut di rumahnya di kawasan Pondok Labu, Jakarta Selatan. Dalam penangkapan itu polisi mengamankan barang bukti ganja seberat nyaris 16 gram.

    "Saat melakukan penggeledahan, yang bersangkutan koperatif. Dia bisa menunjukkan barang bukti ditemukan ganja seberat hampir 16 gram, yang disembunyikan di dalam lemari dalam suatu tempat," terang Yusri.

    Akibat perbuatannya, Dwi Sasono dijerat Pasal 114 ayat 1 Undang-Undang Narkotika. Dia terancam jeratan penjara dengan masa kurungan minimal 5 tahun.




    (ASA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id