Kasus Narkoba Kedua Reza Artamevia

    Cecylia Rura - 05 September 2020 19:25 WIB
    Kasus Narkoba Kedua Reza Artamevia
    Reza Artamevia (Foto: Antara/Muhammad Adimaja)
    Jakarta: Penyanyi Reza Artamevia diamankan atas dugaan penyalahgunaan narkoba, Sabtu 5 September 2020 oleh Polda Metro Jaya. Polisi menyita sabu dari penangkapan itu. Rencananya polisi bakal dirilis besok di Polda.

    Sebelumnya, Reza Artamevia pernah ditangkap atas kasus narkoba bersama Gatot Brajamusti di kamar hotel kawasan Mataram, Lombok, NTB pada 28 Agustus 2016. Saat itu, Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) tengah mengadakan sidang kongres ke-15. Gatot dilantik sebagai Ketua Parfi.

    Penangkapan Gatot dan Reza di kamar bersama tujuh orang termasuk mereka dan Dewi Aminah, istri ketiga Gatot. Pada akhir Agustus 2016, hasil tes urine Reza Artamevia dinyatakan positif oleh polisi. Namun, setelah menjalani tes urine pada September 2016 oleh BNNP NTB hasilnya negatif, tapi dia mengaku menggunakan sebuah obat bernama Asfat yang juga mengandung zat amphetamin.

    BNNP NTB kemudian memutuskan untuk rehabilitasi narkoba untuk Reza. Saat itu, BNNP NTB beralasan pelantun lagu Satu yang Tak Bisa Lepas itu masih sekadar coba-coba dan bukan pengguna berat.

    "Setelah dilakukan tes urine, semuanya sudah negatif (sabu), dan hasil-hasil assesment-nya semuanya masih ditingkat coba-coba pakai. Belum kecanduan. Seluruhnya ditindaklanjuti rehabilitasi rawat jalan selama delapan kali pertemuan," kata Kepala BNNP NTB Kombes Sriyanto kala itu.

    Penangkapan Gatot dan kawan-kawan waktu itu juga turut membuka kasus lain Gatot terkait kepemilikan senjata api dan satwa langka.

    Dalam kasus narkoba, Pengadilan Tinggi (PT) Mataram menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara kepada Gatot. Sementara dalam kasus lain yaitu tindakan asusila, Gatot dijatuhi vonis sembilan tahun. Sedangkan untuk kasus kepemilikan senjata api, Gatot dihukum satu tahun penjara. Dengan begitu, hukuman Gatot Brajamusti menjadi 20 tahun penjara.

    Hubungan Reza Artamevia dan Gatot Brajamusti bermula sejak tahun 2000-an. Momen itu bertepatan dengan konflik rumah tangga Reza dan Adjie Massaid. Ketika itu, Reza menyebut Gatot Brajamusti sebagai guru spiritualnya.

     

    (ELG)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id