Apakah Pahala Hilang Kalau Silaturahmi Online? Ini Penjelasan Ustaz

    Sunnaholomi Halakrispen - 14 Mei 2021 15:02 WIB
    Apakah Pahala Hilang Kalau Silaturahmi Online? Ini Penjelasan Ustaz
    Slank bersama komedian Abdel Achrian dalam program Vaksin untuk Indonesia (Foto: dok. Metro TV)



    Jakarta: Hari Raya Idulfitri tahun ini sulit untuk bertemu dengan keluarga di kampung halaman karena adanya larangan mudik. Lalu, apakah esensi silaturahmi akan hilang jika Lebaran dilakukan secara online atau virtual?

    "Berdasarkan hadis, barang siapa yang ingin dipanjangkan usianya berkah, barang siapa yang ingin dilapangkan rizkinya, hendaklah dia menyambung tali silaturahmi," ujar ustaz Erick Yusuf
    dalam program Vaksin Slank untuk Indonesia di Metro TV.

     



    Apakah Pahala Hilang Kalau Silaturahmi Online? Ini Penjelasan Ustaz
    (Ustaz Erick Yusuf. Foto: dok Metro TV)

    Apakah silaturahmi itu harus selalu bertemu? Ustaz Erick menyatakan bahwa afdalnya, silaturahmi memang dilakukan dengan bertemu langsung secara fisik. Namun saat ini, perlu diperhatikan  kita sedang dilanda pandemi covid-19, bukan hanya di Indonesia tetapi di seluruh dunia.

    "Kita mesti memahami bahwa kita harus masuk dalam kontemplasi esensi dari silaturahmi. Karenanya, Allah tidak akan mengurangkan pahalanya. Allah tidak akan menghilangkan keberkahan usianya," paparnya.

    Selain itu, Allah juga tidak akan menyempitkan rizki bagi orang-orang yang bersilaturahmi secara online atau dengan memanfaatkan teknologi. Sebab, hal yang paling penting ialah mengikat hati kita.

    "Menyatukan rahim kasih sayang kita, menyambungkan rasa rindu kita dengan keluarga semuanya. Insyaallah kita menyatukan hati dengan semua keluarga kita dan saudara-saudara kita tanpa harus bertemu. Dan inilah tantangannya," jelasnya.

    Sementara itu, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin Slank untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. 

    Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus". Tetapi, juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin Slank untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat," terang drummer Slank, Bimbim.

    "Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," tambahnya.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.




    (ASA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id